Ragam

KPPI Kabupaten Cirebon Gelar Halalbihalal, Dorong Peran Strategis Perempuan sebagai Penggerak Pembangunan

 

 

kacenews.id-CIREBON- Semangat emansipasi tak lagi sekadar seremoni. Di Kabupaten Cirebon, momentum Halalbihalal yang beriringan dengan peringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai titik tolak penguatan peran perempuan, bukan hanya sebagai pelengkap, tetapi sebagai penggerak utama pembangunan.

Dalam kegiatan yang digelar Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kabupaten Cirebon, perempuan dari berbagai latar belakang berkumpul, membangun jejaring, sekaligus memperkuat kapasitas diri.

Ketua KPPI Kabupaten Cirebon, Hj. Hanifah, mengemukakan pentingnya menjadikan momen Syawal sebagai ajang konsolidasi.

“Ini bukan sekadar silaturahmi, tapi ruang untuk memperkuat peran perempuan politik menyambut Hari Kartini,” kata perempuan yang akrab disapa Bunda Ohan.

Ia menekankan, perempuan politik perlu tampil lebih percaya diri dan adaptif, terutama dalam hal kepemimpinan serta komunikasi publik. Menurutnya, kemampuan menyuarakan aspirasi masyarakat secara efektif menjadi kunci dalam mendorong demokrasi yang lebih substantif.

“Perempuan harus mampu menjadi komunikator yang kuat, membawa isu-isu masyarakat ke ruang kebijakan,” ucapnya.

Mengusung tema “Kiprah Perempuan Politik Indonesia dalam Membangun Bangsa dan Negara Menuju Indonesia Emas”, seminar ini menghadirkan Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia sebagai pemateri utama. Ia menyoroti bahwa pembangunan menuju Indonesia Emas membutuhkan kontribusi nyata perempuan di berbagai sektor strategis.

“Pembangunan tidak hanya soal ekonomi, tetapi juga kualitas sumber daya manusia dan lingkungan. Infrastruktur, kemiskinan, hingga persoalan sampah harus ditangani secara serius,” kata Sophi.

Ia menyampaikan pentingnya gaya kepemimpinan perempuan yang humanis dan responsif. Meski demikian, Sophi mengingatkan agar perempuan tetap mampu menjaga keseimbangan antara peran publik dan keluarga.

Tak hanya soal politik dan pembangunan, isu kesehatan perempuan turut menjadi sorotan. Dokter spesialis kandungan, Sulaeman Andriyanto Susilo, mengingatkan pentingnya deteksi dini terhadap kanker reproduksi yang masih menjadi ancaman serius bagi perempuan.

“Banyak kasus ditemukan sudah dalam stadium lanjut, padahal jika terdeteksi lebih awal peluang sembuh jauh lebih besar,”katanya.

Ia mengimbau perempuan untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri melalui pemeriksaan rutin serta penerapan pola hidup sehat.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai elemen perempuan di Kabupaten Cirebon, mulai dari politisi, anggota legislatif, hingga organisasi masyarakat perempuan. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu melahirkan perempuan-perempuan tangguh yang tidak hanya aktif di ruang politik, tetapi juga berpengaruh dalam menentukan arah pembangunan daerah.(Is)

 

Related Articles

Back to top button