CirebonRaya

Minat Haji Tinggi Daftar Tunggu Makin Panjang, Prioritas Berangkat Dimulai Usia 81 Tahun

kacenews.id-CIREBON-Minat masyarakat Kabupaten Cirebon untuk menunaikan ibadah haji terus menunjukkan tren tinggi. Kondisi itu berdampak pada semakin panjangnya antrean calon jemaah haji dan menjadikan Cirebon sebagai salah satu daerah dengan daftar tunggu terpadat di Jawa Barat.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Cirebon, Mualim mengatakan, penentuan keberangkatan jemaah sepenuhnya didasarkan pada daftar tunggu sesuai tahun pendaftaran, bukan berdasarkan wilayah administratif.

“Penentuan keberangkatan murni berdasarkan daftar tunggu, tidak dibagi per wilayah atau kantor wilayah,” kata Mualim.

Ia menjelaskan, meskipun secara nasional kuota haji Jawa Barat berkurang sekitar 10 ribu jemaah, Kabupaten Cirebon justru mendapat tambahan kuota sekitar 600 orang. Hal itu dipicu tingginya jumlah pendaftar haji dari wilayah Cirebon sejak tahun-tahun sebelumnya.

“Jawa Barat memang berkurang, tetapi Cirebon bertambah karena pendaftarnya sangat padat,” ujarnya.

Untuk musim haji tahun ini, jemaah yang berangkat berasal dari pendaftar Januari hingga Mei 2014 dan masuk kuota utama. Sementara pendaftar Juni hingga September 2014 masuk dalam daftar cadangan.

Mualim memperkirakan, kepadatan antrean masih akan berlangsung pada tahun-tahun mendatang. Pada musim berikutnya, daftar tunggu diperkirakan bergeser ke pendaftar akhir 2014 hingga 2015 dengan jumlah sekitar 2.000 calon jemaah.

Selain tingginya jumlah pendaftar, faktor lain yang memengaruhi antrean adalah banyaknya jemaah lanjut usia (lansia). Secara nasional, jemaah berusia 65 tahun ke atas mendapat prioritas keberangkatan dengan syarat telah terdaftar minimal lima tahun. “Jumlah lansia di Cirebon cukup banyak, sehingga turut memengaruhi antrean,” katanya.

Ia menambahkan, pada musim haji sebelumnya terdapat jemaah berusia hingga 92 tahun. Prioritas keberangkatan lansia dilakukan berdasarkan urutan usia tertua. “Tahun lalu ada yang berusia 92 tahun. Saat ini prioritas dimulai dari usia 81 tahun ke bawah karena jumlahnya cukup banyak,” ujarnya.(Mail)

Related Articles

Back to top button