Pendidikan

Tiga Kelas SDN Gandawesi 2 Rusak Parah Disdik Majalengka Pastikan Prioritas Perbaikan 2026

kacenews.id-MAJALENGKA-Tiga ruang kelas di SD Negeri Gandawesi 2, Desa Gandawesi, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka, mengalami kerusakan berat dan telah ditetapkan sebagai prioritas perbaikan pada 2026.
Kondisi bangunan yang rusak itu menjadi sorotan publik karena lokasinya berdampingan dengan gedung SPPG yang terlihat lebih baru dan megah, sehingga perbandingan keduanya tampak kontras.
Kerusakan pada ruang kelas meliputi dinding yang retak, plafon berlubang di sejumlah titik, pagar miring dan nyaris roboh, serta lantai kelas yang retak dan sebagian telah ditambal. Selain itu, beberapa bagian plafon juga tampak lapuk hingga material kayunya berjatuhan.
Kepala SDN Gandawesi 2, Nina Sophia Agustina, menjelaskan, ruang kelas yang rusak tersebut saat ini masih digunakan untuk kegiatan belajar siswa kelas IV, V, dan VI. Sementara ruang lainnya masih tergolong layak karena sebelumnya telah mendapat perbaikan.
“Jumlah ruangan ada 8, itu dipergunakan untuk ruang kelas sebanyak 6 ruang, satu ruang guru dan satu gudang,” ungkap Nina.
Ia mengaku baru menjabat sekitar satu bulan, namun usulan perbaikan bangunan sebenarnya sudah diajukan oleh kepala sekolah sebelumnya. Menurutnya, pihak dinas juga telah memberikan perhatian terhadap kondisi tersebut.
“Udah diukur ini 3 lokal, jadi udah ada perhatiannya dari dinas, nah kebetulan pas sekarang saya udah di sini, denger ada kabar begini – begini saya mah biasa aja karena dinas juga udah memperhatikan. Tinggal follow up nya aja,” ungkap Nina.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, Muhamad Umar Ma’ruf, memastikan SDN II Gandawesi telah masuk dalam program prioritas perbaikan tahun 2026. Kepastian tersebut didasarkan pada hasil survei lapangan yang dilakukan untuk mengukur tingkat kerusakan dan kebutuhan anggaran.
“Kami terus berusaha jemput bola ke pemerintah pusat demi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Majalengka agar lebih baik,” katanya.
Umar menambahkan, pihaknya juga mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat melalui program revitalisasi sekolah dan bantuan presiden yang akan dialokasikan pada tahun 2026.
“Alhamdulillah kita dapat program revitalisasi sekolah serta bantuan presiden yang dialokasikan tahun 2026. Ini merupakan langkah konkret dalam peningkatan sarana pendidikan, dengan adanya perhatian dari pemerintah daerah dan pusat, diharapkan perbaikan sarana pendidikan, khususnya di SDN II Gandawesi, dapat segera terealisasi sehingga kegiatan belajar mengajar berlangsung lebih aman dan nyaman,” kata Umar.(Tat)

Related Articles

Back to top button