Nasional

“War Tiket” Berangkat Haji bagi yang Siap dan Mampu

KaceNews.Id-JAKARTA-Pemerintah Indonesia tengah mewacanakan sistem pemberangkatan haji tidak menggunakan daftar tunggu atau antrian melainkan dengan modulasi “War Tiket”

Menteri Haji Gus Irfan menyatakan selama ini daftar tunggu haji bisa mencapai 26 tahun dan itu tak masuk akal.

“Fakta di lapangan banyak jamaah yang sudah sepuh baru dapat panggilan haji, kasihan. Jika War Tiket berjalan maka nantinya siapa saja yang paling cepat, siap dana dan mampu bisa langsung berangkat haji,” ujar Gus Irfan.

Menurutnya, dulu sebelum ada Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH) tidak ada tuh daftar haji yang mengular bertahun-tahun bahkan tidak bisa berangkat karena kendala menunggu terlalu lama.

Program War Tiket sebagai solusi dan bisa saja berlahan bisa menghapus cara-cara lama.

Dijelaskan Gus Irfan cara yang akan dilakukan dengan sistem ini dimulai dari jumlah kuota haji yang diterima dari Arab Saudi lalu pemerintah mengumumkan kepada masyarakat, harga dan teknis ketentuan kemudian nanti yang berminat berebut kuota secara transfaran.

“Saya rasa akan lebih adil, intinya program ini akan memudahkan masyarakat berangkat haji dengan cepat,” tandas Gus Irfan.(As)

Related Articles

Back to top button