Ayumajakuning

Razia Gabungan Lapas Majalengka, Narkoba Hasilnya Nihil

kacenews.id-MAJALENGKA-Aparat gabungan dari Polres Majalengka, Lapas Kelas IIB Majalengka, dan Kodim 0617/Majalengka menggelar razia besar-besaran di blok hunian warga binaan disertai tes urine bagi petugas dan narapidana, Senin (6/4/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya memastikan lingkungan pemasyarakatan tetap bersih dari peredaran narkoba.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, sekaligus sebagai bagian dari langkah preventif untuk menciptakan kondisi lapas yang aman dan kondusif.
Kepala Lapas Kelas IIB Majalengka, Rian Firmansyah, menjelaskan razia menyasar seluruh kamar hunian guna mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini serta mencegah masuknya barang terlarang.
“Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, baik terhadap warga binaan maupun petugas, untuk memastikan tidak ada celah bagi penyalahgunaan narkotika,” ungkapnya.
Kapolres Majalengka Ajun Komisaris Besar Polisi Rita Suwadi menegaskan, seluruh rangkaian penggeledahan dilakukan secara profesional dengan tetap mengedepankan pendekatan humanis agar situasi tetap kondusif selama proses berlangsung.
Ia menyampaikan, dari hasil pemeriksaan dan tes urine yang dilakukan secara acak maupun menyeluruh, tidak ditemukan adanya indikasi peredaran maupun konsumsi narkoba di dalam lingkungan lapas.
Kondisi tersebut, menurutnya, menunjukkan efektivitas pengawasan yang selama ini dijalankan pihak lapas bersama jajaran kepolisian.
Kapolres juga menambahkan, keterlibatan personel Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap program “Pemasyarakatan Bersih” serta komitmen Zero Halinar (handphone, pungutan liar, dan narkoba).
Kehadiran aparat gabungan diharapkan dapat memastikan proses pemeriksaan berjalan optimal, transparan, sekaligus menjaga stabilitas keamanan di dalam lapas.
“Kami akan terus mendukung langkah-langkah preventif seperti ini guna memastikan Majalengka tetap bersih dari peredaran narkoba, baik di tengah masyarakat maupun di dalam lingkungan lembaga pemasyarakatan,” ungkap Rita.
Sinergi lintas instansi ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap sistem pembinaan pemasyarakatan di Kabupaten Majalengka.(Ta)

Related Articles

Back to top button