Menggeliatkan Perekonomian, Disbudpar Kabupaten Cirebon Akan Gelar Pertunjukan Seni di Sentra Batik Trusmi dan Shelter Sumber
kacenews.id-CIREBON-Pusat kuliner dan jajanan yang ada di kawasan Sentra Batik Trusmi dan Shelter Sumber akan memiliki warna baru. Pasalnya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon akan menggelar pertunjukan seni secara rutin di dua lokasi tersebut.
Kepala Disbudpar Kabupaten Cirebon, Fajar Sutrisno, mengungkapkan pihaknya akan melibatkan kecamatan untuk meramaikan dengan menampilkan kesenian masing-masing setiap pekannya.
“Kami akan menampilkan satu kesenian yang kami miliki. Juga akan diramaikan dari satu kecamatan setiap minggunya di Sentra Batik Trusmi dan Shelter Sumber,” katanya.
Menurutnya, pertunjukan akan melibatkan potensi seni yang ada di masing-masing wilayah, dengan menggandeng sekitar 32 sanggar yang ada di Kabupaten Cirebon untuk tampil di panggung hiburan.
“Penampilannya akan bergiliran. Ketika sanggar kami yang tampil di Sentra Batik Trusmi, kesenian yang dibawakan kecamatan akan tampil di Shelter Sumber,” katanya.
Ia berharap, kegiatan tersebut dapat menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di dua kawasan tersebut, khususnya sektor kuliner dan pariwisata.
“Semoga dengan adanya pertunjukan kesenian ini, geliat ekonomi di Trusmi dan Shelter Sumber bisa kembali ramai. Perputaran ekonomi akan tumbuh,”katanya
Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Cirebon menaruh perhatia khusus untuk Shelter Sumber di kawasan Taman Parkir Sumber, Kelurahan Sumber.
Pasalnya Shelter Sumber menjadi tempat kuliner yang digadang-gadang oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon guna menampung para pedagang kaki lima (PKL) di wilayah tersebut.
Wakil Bupati Cirebon, Agus Kurniawan Budiman menyampaikan pihaknya sedang berupaya untuk menghidupkan Shelter Sumber tersebut.
Menurutnya Shelter Sumber memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi ruang publik yang aktif dan produktif.
Jigus sapaan akrabnya mengungkapkan keberadaan fasilitas yang sudah tersedia, seperti panggung musik, menjadi nilai tambah yang dapat dimaksimalkan. Tinggal bagaimana pengelolaan dan konsep kegiatan dirancang secara matang agar mampu menarik minat masyarakat.
“Shelter ini akan diramaikan. Fasilitas sudah ada, tinggal bagaimana kita mengemasnya dengan baik agar tidak gagal,” ujarnya.
Ia mengemukakan, pengembangan shelter tidak hanya sebatas menghadirkan keramaian, tetapi juga harus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar, termasuk pelaku usaha kecil dan komunitas kreatif.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperdagin) Kabupaten Cirebon, Suhartono, mengatakan pihaknya siap menindaklanjuti arahan dari Wakil Bupati Cirebon tersebut.
Bahkan, pihaknya telah melakukan pendampingan saat peninjauan lokasi Shalter Sumber bersama wakil bupati.
Ia mengatakan dalam waktu dekat pihaknya akan menggelar rapat internal untuk menyusun konsep pengembangan secara komprehensif, termasuk skema kegiatan dan pola pengelolaan shelter.
“Kami akan merapatkan lebih dulu untuk menentukan langkah ke depan, termasuk konsep kegiatan yang bisa menarik masyarakat,” ujarnya.
Suhartono menyebutkan, penyusunan konsep akan melibatkan berbagai pihak agar pengembangan Shelter Sumber dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
“Dengan adanya perencanaan tersebut, Pemkab Cirebon berharap Shelter Sumber dapat menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat sekaligus ruang interaksi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal,” ucapnya.(Junaedi)





