CirebonRaya

Proses Pembangunan Capai 21 Persen, Gedung Baru Dapat Optimalkan Pelayanan BPBD Kabupaten Cirebon

 

 

 

 

kacenews.id-CIREBON-  Pembangunan gedung baru Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon mulai menunjukkan progres, meski masih berada di tahap awal. Hingga pertengahan April 2026, capaian pembangunan baru sekitar 21 persen.

Proyek yang dimulai sejak 23 Januari 2026 itu berlokasi di Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sumber. Gedung dua lantai ini dibangun di atas lahan seluas 4.500 meter persegi, dengan luas bangunan sekitar 1.600 meter persegi.

Dengan nilai kontrak mencapai Rp 6,04 miliar dari pagu Rp 6,5 miliar, pembangunan gedung tersebut ditargetkan rampung dalam 180 hari kalender, atau hingga 21 Juli 2026.

Sekretaris BPBD Kabupaten Cirebon, Syamsul Huda, mengungkapkan lambatnya progres di awal proyek merupakan hal yang wajar dalam pekerjaan konstruksi. Pasalnya, tahap awal difokuskan pada pengerjaan struktur dasar yang membutuhkan waktu lebih lama.

“Di fase awal ini banyak pekerjaan yang tidak langsung terlihat, seperti pondasi bore pile dan betonisasi. Itu butuh waktu, termasuk proses pengeringan beton hingga 14 hari agar kuat,” katanya, belum lama ini.

Selain faktor teknis, kondisi cuaca yang masih berada di musim hujan juga turut mempengaruhi ritme pekerjaan di lapangan.

Meski demikian, pihaknya optimistis proyek pembangunan gedung BPBD tersebut dapat selesai tepat waktu sesuai kontrak.

“Masih on track. Setelah tahap struktur dasar selesai, biasanya progres pembangunan akan terlihat lebih cepat,” ujarnya.

Menurutnya, gedung baru ini dirancang untuk menjawab kebutuhan operasional BPBD yang semakin kompleks, terutama dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Kabupaten Cirebon.

Ia berharap, dengan fasilitas yang lebih representatif, maka koordinasi, penanganan darurat, serta pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal ke depan.(Is)

 

Related Articles

Back to top button