Perkuat Implementasi Program Prioritas, UIN Siber Cirebon Gelar Seminar
kacenews.id-CIREBON-Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon menegaskan komitmen sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan seminar bertajuk “Penguatan Program Prioritas Menuju UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Unggul dan Berdampak Global”, di Gedung Siber SBSN.
Kegiatan strategis ini menghadirkan narasumber utama Phil Sahiron, dan dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus, mulai dari rektor, para wakil rektor, kepala Biro AKU, para dekan, direktur dan wakil direktur pascasarjana, ketua senat hingga para ketua lembaga, kepala pusat, serta pimpinan unit kerja lainnya.
Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, H Aan Jaelani, dalam sambutan sekaligus membuka acara secara resmi mengemukakan, penguatan program prioritas merupakan langkah strategis untuk memastikan arah pengembangan kampus tetap fokus, terukur, dan berdampak luas.
“Desain program prioritas kita sejatinya sudah matang, saat ini yang dibutuhkan adalah konsistensi dalam implementasi. Kita harus bergerak cepat, efisien, dan tepat sasaran,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan progres penting terkait rencana pengembangan kampus II di Kabupaten Indramayu melalui skema hibah lahan dari pemerintah daerah. Menurutnya, langkah ini menjadi bagian dari ekspansi kelembagaan sekaligus pemerataan akses pendidikan tinggi berbasis digital.
Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya percepatan capaian program prioritas (protas), di antaranya integrasi tridarma perguruan tinggi dengan 17 SDGs, penguatan program ekoteologi, optimalisasi tata kelola PPID, efisiensi dan penajaman program kerja berbasis dampak.
“Komitmen kita tidak hanya pada capaian administratif, tetapi juga pada dampak nyata bagi masyarakat. UIN Siber harus menjadi kampus unggul yang memberi kontribusi global,” katanya.
Dalam paparannya, Phil Sahiron, memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon yang dinilai sebagai salah satu pilot project digitalisasi pendidikan di lingkungan PTKIN.
“Perkembangan UIN Siber sangat pesat dan memberikan kontribusi besar dalam mencerdaskan bangsa, khususnya melalui digitalisasi pendidikan. Ini harus terus diperkuat,” katanya.
Ia menekankan pentingnya percepatan publikasi ilmiah bereputasi internasional, khususnya jurnal terindeks Scopus. Kemudian mendorong agar setiap fakultas memiliki minimal satu jurnal bereputasi sebagai indikator pengakuan global.
“Jangan menunggu terlalu lama. Proses pengelolaan jurnal harus dipercepat dan dikelola secara profesional. Ini menjadi kunci pengakuan internasional,” katanya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya integrasi keilmuan berbasis pendekatan metodis, substansial, Menurutnya, keunggulan PTKIN terletak pada kemampuan mengintegrasikan ilmu keislaman dengan ilmu modern, termasuk teknologi seperti robotika berbasis nilai-nilai Islam.
Sahiron juga mengapresiasi program Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) UIN Siber Cirebon yang dinilai menjadi percontohan nasional di lingkungan Kementerian Agama.
“PJJ UIN Cirebon sangat diminati dan menjadi rujukan. Ke depan, ini harus terus diperkuat agar tetap menjadi leading sector,” ujarnya.
Dalam aspek pendidikan, ia menekankan pentingnya pembangunan karakter mahasiswa melalui pendekatan Mahabbah lillah (cinta kepada Allah) dan Mahabbah linnas (cinta kepada sesama manusia).Pendekatan ini diharapkan mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakhlakul karimah.
Sementara itu, Dekan Fakultas Syariah, H. Edy Setyawan, selaku penginisiasi kegiatan menjelaskan bahwa seminar ini bertujuan untuk menyamakan persepsi seluruh pimpinan dan unit kerja, memperkuat implementasi program prioritas, mendorong sinergi antarunit dalam pengembangan kelembagaan.
“Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antarunit dalam mewujudkan visi besar kampus,” ucapnya.(Fa)





