Akses Warga ke Hutan Cipanas Tertutup Longsor
kacenews.id-CIREBON-Akses warga menuju kawasan hutan di Desa Cipanas Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon, sementara waktu terganggu akibat longsor yang terjadi pada Selasa malam. Peristiwa ini dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut dalam durasi cukup lama.
Material longsoran berupa tanah dan batu dilaporkan menutup sebagian jalur yang biasa digunakan masyarakat untuk beraktivitas ke kawasan hutan. Meski demikian, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa karena lokasi longsor berada cukup jauh dari permukiman warga.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cirebon, Ikin Asikin menyampaikan, titik longsor berada sekitar 200 hingga 250 meter dari rumah warga, dengan ketinggian lereng mencapai 70 hingga 100 meter.
“Di atas lokasi longsor tidak ditemukan aktivitas penambangan atau perkebunan. Murni disebabkan faktor alam, terutama curah hujan tinggi,” ungkapnya, Rabu (28/1/2026).
Ikin menjelaskan, longsor di kawasan tersebut tercatat terjadi hingga tiga kali, dengan kejadian awal sekitar pukul 19.30 WIB. Hingga kini, potensi longsor susulan masih perlu diwaspadai mengingat kondisi tanah yang labil.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD Kabupaten Cirebon telah menerjunkan tim ke lapangan untuk melakukan asesmen serta berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat. Masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan deras.
“Kami meminta pemerintah desa segera memasang tanda peringatan di sekitar lokasi longsor karena material yang terbawa cukup besar, termasuk batu-batu berukuran besar,” tegasnya.
BPBD bersama unsur TNI, Polri, dan pemerintah desa terus melakukan koordinasi guna menentukan langkah penanganan lanjutan, sekaligus memastikan keselamatan warga tetap terjaga.(Mail)





