Ekonomi & Bisnis

OJK Cirebon Pemda Perkuat Sinergi, UMKM Jadi Kunci Ekonomi

kacenews.id-CIREBON-Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon menegaskan strategi penguatan sinergi lintas sektor sebagai langkah konkret menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Upaya ini dinilai semakin krusial di tengah tantangan ekonomi yang dinamis, terutama dalam memastikan sektor keuangan tetap sehat, inklusif, dan mampu menjangkau masyarakat luas.

Kepala OJK Cirebon, Agus Muntholib, menyampaikan kolaborasi antara regulator, pemerintah daerah, dan industri jasa keuangan harus terus diperkuat agar mampu merespons perubahan ekonomi secara cepat dan tepat.

“Sinergi yang kuat menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas sektor jasa keuangan. Dengan kolaborasi yang terarah, kita tidak hanya mampu menjaga sistem tetap sehat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan,” ujarnya dalam acara halal bihalal di Kantor OJK Cirebon, pada Rabu (15/4/2026).

Ia menambahkan, OJK tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga berperan aktif dalam mendorong intermediasi keuangan agar lebih optimal, khususnya dalam mendukung sektor produktif seperti UMKM.

Fokus pada sektor UMKM menjadi perhatian utama dalam penguatan sinergi ini. OJK bersama pemerintah daerah mendorong penyediaan data pelaku usaha yang lebih akurat dan terintegrasi agar mempermudah akses pembiayaan dari perbankan.

Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Sumanto, menegaskan, selama ini salah satu tantangan utama dalam penyaluran kredit adalah keterbatasan data UMKM yang layak dibiayai.

“Kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan, terutama dalam penyediaan database UMKM potensial. Dengan data yang kuat, perbankan akan lebih percaya diri dalam menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR), sehingga pembiayaan benar-benar tepat sasaran,” tegas Sumanto.

Menurutnya, optimalisasi penyaluran KUR akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kapasitas usaha masyarakat, penciptaan lapangan kerja, hingga penguatan ekonomi lokal di wilayah Kota Cirebon.

Di sisi lain, OJK juga terus memperketat pengawasan terhadap industri jasa keuangan, termasuk perbankan daerah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh aktivitas berjalan sesuai prinsip kehati-hatian, transparansi, serta tata kelola yang baik.

Sumanto turut mengapresiasi peran OJK dalam menjaga stabilitas tersebut. Ia menilai pengawasan yang konsisten menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga keuangan.

Lebih lanjut Sumanto mengatakan “Pengawasan yang dilakukan OJK sangat penting untuk memastikan sistem keuangan tetap sehat dan tertib. Ini menjadi fondasi utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.”

Tak hanya aspek teknis dan ekonomi, penguatan integritas juga menjadi sorotan dalam sinergi ini. Seluruh pemangku kepentingan didorong untuk mengedepankan nilai transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam menjalankan peran masing-masing.

Dengan pendekatan kolaboratif yang semakin kuat, OJK Cirebon optimistis sektor jasa keuangan di daerah akan semakin resilien dan inklusif. Lebih dari itu, sinergi ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(Sylviani)

Related Articles

Back to top button