Pendidikan

200 Kursi Kepsek Kosong, Disdikbud Kuningan Buka Seleksi

kacenews.id-KUNINGAN-Kekosongan sekitar 200 jabatan kepala sekolah definitif di Kabupaten Kuningan mendorong percepatan rekrutmen pimpinan satuan pendidikan. Untuk menutup kebutuhan tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan membuka pendaftaran Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) tahun 2026.
Rekrutmen ini ditujukan untuk mengisi posisi kepala sekolah di jenjang Taman Kanak-Kanak Negeri (TKN), Sekolah Dasar Negeri (SDN), dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) yang saat ini banyak diisi pelaksana tugas (Plt). Kondisi tersebut dinilai memengaruhi stabilitas pengelolaan sekolah, terutama dalam pengambilan keputusan strategis seperti pengelolaan anggaran dan kebijakan internal.
Kepala Disdikbud Kabupaten Kuningan, Carlan atau yang akrab disapa Elon Carlan, mengatakan seleksi dibuka bagi guru yang memenuhi persyaratan sesuai ketentuan perundang-undangan.
“Seleksi ini terbuka bagi guru-guru terbaik yang telah memenuhi syarat manajerial dan administrasi sesuai regulasi yang berlaku,” kata Elon Carlan, Selasa (3/3/2026).
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui platform Ruang GTK mulai 27 Februari hingga 9 Maret 2026. Sistem ini terintegrasi dengan data pokok pendidikan (Dapodik), sehingga verifikasi administrasi dilakukan secara otomatis berdasarkan masa kerja, pangkat, golongan, hingga sertifikasi pendidik.
Elon menegaskan, kepemimpinan sekolah menjadi faktor kunci dalam mendorong transformasi pendidikan di daerah. Karena itu, proses seleksi dirancang berlapis untuk menjaring figur yang dinilai layak dan kompeten.
“Kami memanggil guru-guru terbaik di Kuningan, jangan sia-siakan kesempatan ini karenamenjadi kepala sekolah adalah bentuk pengabdian yang lebih tinggi untuk memajukan daerah. Mari berkontribusi nyata. Jangan takut gagal dalam seleksi karena proses tersebut adalah bagian dari uji kompetensi diri,” tuturnya.
Tahapan seleksi meliputi pemeriksaan administrasi sesuai regulasi, tes akademik yang menguji kompetensi manajerial dan supervisi, serta uji kompetensi kepemimpinan untuk menilai rekam jejak dan potensi calon kepala sekolah di lapangan.
Melalui rekrutmen ini, Disdikbud Kuningan berharap kebutuhan kepala sekolah definitif dapat segera terpenuhi sehingga tata kelola dan mutu layanan pendidikan di seluruh wilayah, baik perkotaan maupun pinggiran, dapat berjalan lebih optimal.(Ya)

Related Articles

Back to top button