Atasi Krisis Air Warga Sindangwangi, TMMD Bangun Lima Sumur Bor
kacenews.id-MAJALENGKA-Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) membangun sumur bor di Desa Sindangwangi, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka, guna mengatasi kesulitan air bersih yang kerap dialami warga saat musim kemarau.
Selama ini, warga desa yang berada di wilayah pegunungan tersebut harus berhemat air ketika kemarau tiba. Debit sejumlah mata air sering menyusut, sementara kebutuhan air harus berbagi dengan pengairan lahan pertanian. Kondisi serupa juga dialami sumur milik warga, terutama yang berada di pinggir tebing, yang kerap mengering.
Akibatnya, sebagian warga terpaksa meminta bantuan tetangga yang sumurnya masih berair, bahkan ada yang harus mandi di fasilitas MCK umum.
Dansatgas TMMD ke-127 Kodim 0617/Majalengka, Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu mengatakan, pembangunan sumur bor merupakan bagian dari program unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses air bersih di wilayah rawan kekeringan.
Karenanya menurut Fahmi, pihaknya berupaya mengatasi kesulitan air yang dialami sebagian warga di Desa Sindangwangi.
“Persoalan ketersediaan air bersih menjadi salah satu kebutuhan paling mendesak warga saat musim kemarau. Mereka butuh untuk air minum, mencuci dan mandi. Karena itu, pembangunan sumur bor menjadi prioritas agar masyarakat memiliki sumber air yang lebih permanen,” ungkap Fahmi.
Ia menambahkan, saat ini pihaknya akan membangun sumur bor di lima titik untuk melayani kebutuhan warga di beberapa lokasi yang selama ini bergantung pada sumber air musiman. Keberadaan sumur bor diharapkan dapat mengurangi ketergantungan warga terhadap pasokan air dari luar.
“Harapannya, sumur bor ini bisa dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh warga,” katanya.
Menurutnya, pelaksanaan TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur jalan dan sarana fisik lainnya, tetapi juga menyasar kebutuhan dasar yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.
Fahmi berharap, dengan tersedianya sumber air bersih yang lebih stabil, warga Desa Sindangwangi tidak lagi mengalami krisis air setiap kemarau, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dan masyarakat dalam pembangunan desa.(Ta)



