Ayumajakuning

Geber Jumat Jalan Terus Bupati Majalengka Tekankan Pengelolaan Sampah dan Kesadaan Kolektif

MAJALENGKA, (KC).-
Meski hasilnya diakui belum sepenuhnya sesuai harapan, Pemerintah Kabupaten Majalengka terus menggalakkan program Gerakan Bersih-Bersih Jumat (Geber Jumat) yang telah berjalan hampir satu tahun dengan melibatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat.
Bupati Majalengka Eman Suherman menegaskan, Geber Jumat yang dilaksanakan secara rutin setiap pekan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan gerakan berkelanjutan yang menyentuh langsung persoalan kebersihan lingkungan di seluruh wilayah, dari tingkat pemerintahan hingga desa.
Kegiatan tersebut difokuskan pada pembersihan lingkungan, pengelolaan sampah, serta peningkatan kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya kebersihan sebagai bagian dari kualitas hidup.
“Persoalan sampah tidak bisa diselesaikan dengan wacana. Dibutuhkan kerja nyata dan konsistensi. Alhamdulillah, jauh sebelum arahan Presiden, Majalengka sudah memulai langkah konkret melalui Geber Jumat yang hingga kini terus berjalan,” kata Bupati Eman Suherman, Rabu (4/2/2026).
Program Geber Jumat digelar rutin setiap Jumat pagi hingga siang hari di berbagai wilayah Kabupaten Majalengka. Kegiatan ini melibatkan perangkat daerah, kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.
Sasaran pembersihan meliputi lingkungan permukiman, jalan desa, jalan kabupaten, sungai yang kerap dijadikan tempat pembuangan sampah oleh oknum tidak bertanggung jawab, hingga sejumlah lokasi lain yang menjadi titik limpahan sampah dari daratan.
“Gerakan tersebut sejalan dengan visi pembangunan Majalengka Langkung SAE, yang menempatkan lingkungan bersih dan sehat sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Pemerintah daerah juga terus mendorong kolaborasi antara perangkat daerah, kecamatan, desa, dunia usaha, dan masyarakat untuk memperkuat sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir,” ungkap Eman.
Ia menjelaskan, fokus kegiatan diarahkan pada pembersihan fasilitas umum, saluran air, kawasan permukiman, serta ruang-ruang publik yang berpotensi menjadi titik penumpukan sampah.
“Pesan Presiden Prabowo menekankan bahwa kehadiran negara harus dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, Pemkab Majalengka memilih pendekatan turun ke lapangan agar gerakan kebersihan tidak berhenti sebagai imbauan administratif,” ungkap Bupati yang hampir setahun terakhir rutin terjun langsung setiap Jumat untuk kegiatan bersih-bersih bersama ASN dan warga.
Menurutnya, persoalan kebersihan tidak dapat diselesaikan hanya melalui surat edaran, melainkan membutuhkan kehadiran pemerintah secara langsung sebagai contoh bagi masyarakat.
Selain menjaga kebersihan lingkungan, Geber Jumat juga bertujuan menghidupkan kembali semangat gotong royong dan menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama terhadap ruang hidup masyarakat.
Bupati Eman memastikan, komitmen tersebut akan terus dijaga dan diperkuat sebagai bagian dari visi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Kami ingin Majalengka menjadi daerah yang bersih, tertata, dan langkung SAE, sejalan dengan arah pembangunan nasional,” demikian disampaikan Eman Suherman.(Tat)

Related Articles

Back to top button