Tangkap Ikan di Kolam CUDP Cirebon, Warga Cangkol Tewas Dipatuk Ular
kacenews.id-CIREBON-Warga dikejutkan dengan adanya seorang meninggal dunia setelah diduga mengalami gigitan ular berbisa saat beraktivitas di kolam CUDP Cangkol Kelurahan Lemahwungkuk Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon, Sabtu (24/1/2026) malam.
Korban yang merupakan warga Cangkol tersebut dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Gunung Jati, Kota Cirebon.
Kapolsek Lemahwungkuk, Iptu Usep Winta menjelaskan, korban menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 22.30 WIB setelah mendapatkan perawatan medis akibat kondisi yang dialami usai beraktivitas di area kolam.
Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki berinisial K (41 tahun) yang bekerja sebagai buruh harian lepas, dan berdomisili di wilayah Kecamatan Lemahwungkuk Kota Cirebon sebagaimana data awal yang dihimpun oleh pihak kepolisian.
Menurutnya, kronologis kejadian bermula pada Sabtu siang sekitar pukul 12.30 WIB saat korban berada di kolam CUDP Cangkol untuk mencari ikan dengan menggunakan tangan secara langsung.
Pada saat berada di area kolam yang dipenuhi rimbunan rumput, korban diduga mengalami gigitan ular, yang menyebabkan kondisi kesehatannya menurun dalam waktu relatif singkat setelah kejadian tersebut.
Sekitar pukul 13.30 WIB, lanjut Kapolsek, korban segera dibawa oleh pihak keluarga ke Puskesmas Cangkol untuk mendapatkan pertolongan pertama sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Gunung Jati Kota Cirebon guna penanganan medis lanjutan.
Meskipun telah mendapatkan perawatan di rumah sakit, kondisi korban tidak dapat diselamatkan hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu malam oleh tim medis yang menangani.
Setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah korban kemudian dibawa pulang dan tiba sekitar pukul 00.05 WIB, untuk dimakamkan pada Minggu (25/1/2026) pagi pukul 09.00 WIB di TPU wilayah kecamatan setempat.
Kasi Humas Polres Cirebon Kota (Ciko), AKP M. Aris Hermanto mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di area terbuka atau perairan yang berpotensi menjadi habitat hewan liar, serta segera memanfaatkan Layanan Polisi 110 apabila terjadi peristiwa darurat guna mendapatkan penanganan cepat dari aparat terkait.(Jak)





