150 Pejabat Kuningan Dilantik, Eva Maya Didefinitifkan sebagai Direktur RSUD Linggajati
kacenews.id-KUNINGAN-Pemerintah Kabupaten Kuningan melantik dan mengambil sumpah 150 pejabat eselon III dan IV dalam rotasi dan promosi jabatan gelombang kedua, Selasa (6/1/2026). Prosesi pelantikan dipusatkan di Kebun Raya Kuningan (KRK), Desa Padabeunghar, Kecamatan Pasawahan.
Pelantikan yang digelar di kawasan terbuka di bawah kaki Gunung Ciremai tersebut menjadi bagian dari penataan dan penguatan struktur birokrasi daerah pada awal tahun 2026. Lokasi pelantikan dipilih sebagai representasi komitmen Pemerintah Kabupaten Kuningan terhadap keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan.
Bupati Kuningan, H. Dian Rachmat Yanuar, menegaskan mutasi dan promosi jabatan yang dilakukan bukan keputusan spontan, melainkan melalui tahapan panjang sesuai regulasi dan prinsip meritokrasi.
“Pelantikan hari ini bukan berdasarkan preferensi lain, tetapi murni karena profesionalisme, kelayakan, rekam jejak, dan kinerja. Ini hasil kajian Tim Baperjakat, rekomendasi Gubernur, Inspektorat Provinsi, hingga pertimbangan teknis BKN,” kata H. Dian.
Ia menjelaskan, jabatan yang diemban aparatur sipil negara merupakan amanah untuk melayani masyarakat dan menjadi penghubung antara kebijakan pemerintah dengan kebutuhan publik.
“Jabatan bukanlah tujuan akhir, melainkan titik awal pengabdian bagi para pegawai negeri sipil (PNS). Jabatan ini ibarat jembatan sebagai penghubung antara kebijakan dan masyarakat yang ada di Kab. Kuningan. Jika jembatan itu rapuh, masyarakat tidak akan percaya. Tapi jika dibangun atas dasar profesionalisme, integritas, dan etos kerja, maka kepercayaan publik akan tumbuh dan meningkat,” ujarnya.
Dalam rotasi tersebut, sejumlah pejabat ditugaskan mengisi posisi strategis, termasuk jabatan camat sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat. Di antaranya H. Diding Wahyudin sebagai Camat Maleber, Deni Hamdani sebagai Camat Kuningan, Deni Komara sebagai Camat Luragung, Ade Bunyamin sebagai Camat Cilimus, Raden Imam Reapdiantoro sebagai Camat Ciawigebang, dan Denny Rosmayadi sebagai Camat Darma. Penugasan camat juga dilakukan di Kecamatan Ciniru, Jalaksana, Pasawahan, Kalimanggis, Cibingbin, Cilebak, Hantara, Lebakwangi, Cipicung, Cigandamekar, Japara, Kramatmulya, Nusaherang, Karangkancana, Cidahu, Cimahi, Cibeureum, Garawangi, Kadugede, Pancalang, dan Subang.
Perubahan jabatan turut terjadi pada sektor administrasi pusat dan badan strategis daerah. Rangga Apriatna menjabat Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda, Sri Mulyati sebagai Kepala Bagian Umum Setda, Hartanto sebagai Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, H. Tito Palawa Nusanto sebagai Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah, serta Dodi Sudiana sebagai Sekretaris Inspektorat Daerah.
Di sektor layanan kesehatan, Fahmi Nurdin dilantik sebagai Wakil Direktur Bidang Pelayanan RSUD 45, Emi Martini sebagai Wakil Direktur Bidang Administrasi Umum dan Keuangan RSUD 45, serta Hj. Eva Maya didefinitifkan sebagai Direktur RSUD Linggajati.
Rotasi juga menyentuh sejumlah jabatan kepala bidang pada dinas teknis. Rizal Arif Gunawan menjabat Kabid SMP Disdikbud, Surya sebagai Kabid SD, Dicky Mahardika sebagai Kabid PAUD dan Dikmas, Funny Amalia Sari sebagai Kabid Kebudayaan Disdikbud. Di Diskominfo, Nana Suhendra dilantik sebagai Kabid Informasi dan Komunikasi Publik serta Heri Juheri sebagai Kabid Infrastruktur TIK. Sementara itu, Andi menjabat Kabid Pengelolaan Sampah dan Rismunandar sebagai Kabid Pengendalian Pemulihan DLH, serta Beni Setiawan sebagai Kabid Sumber Daya Air DPUTR. Selain itu, satu pejabat dinonjobkan menjadi staf.
Bupati Kuningan juga menekankan orientasi kinerja dan pelayanan publik dalam pelaksanaan tugas pejabat yang baru dilantik. “Pola lama yang kaku dan terlalu prosedural harus mulai kita ubah. Masyarakat hari ini menuntut pelayanan yang cepat dan tepat,” tegasnya.
Di akhir arahannya, Bupati kembali mengingatkan tanggung jawab moral dan spiritual yang melekat pada setiap jabatan.
“Sekali lagi kami ingatkan, jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pimpinan dan masyarakat, tetapi juga kepada Allah Swt.Jauhi segala bentuk penyimpangan dan kecerobohan. Jadikan jabatan ini sebagai ladang amal saleh dan ruang dedikasi untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, responsif, dan berkeadilan. Untuk itu, Pemkab Kuningan optimistis dapat membangun birokrasi yang semakin solid, profesional, serta siap mengakselerasi pembangunan menuju Kuningan yang Melesat,” pinta bupati.
“Alih tugas adalah hal yang wajar dalam organisasi pemerintahan demi penyegaran dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kuningan. Para pejabat diharapkan langsung tancap gas melaksanakan tugas terhitung mulai tanggal pelantikan,” kata Bupati Dian.(Ya/Sul)



