22 April, BIJB Kertajati Siap Layani 40 Kloter Haji
kacenews.id-MAJALENGKA-Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati menyiapkan layanan penuh untuk pemberangkatan 40 kelompok terbang (kloter) jemaah haji asal Jawa Barat yang dijadwalkan mulai 22 April hingga 20 Mei 2026.
Direktur Utama PT BIJB, Ronald H. Sinaga, menyatakan seluruh skema operasional telah dimatangkan dengan mengacu pada sistem embarkasi penuh seperti musim haji sebelumnya. Dalam skema ini, seluruh proses administrasi, pemeriksaan dokumen, hingga kesehatan jemaah dipusatkan di Asrama Haji Indramayu.
“Ini karena seluruh tahapan krusial Imigrasi yang melakukan pemeriksaan dokumen, hingga kelengkapan perjalanan hingga pemeriksaan Kesehatan yang dilakukan petigas telah diselesaikan di Asrama Indramayu. Jadi pada saat tiba di bandara, jemaah itu sebenarnya sudah dalam kondisi seperti di dalam pesawat. Karena semua proses sudah selesai di embarkasi,” ungkap Ronald, Selasa (14/4/2026).
Dengan sistem tersebut, jemaah yang tiba di BIJB tidak lagi melalui proses pemeriksaan utama. Bus pengangkut langsung menuju area parkir pesawat, sehingga jemaah dapat segera naik ke pesawat melalui garbarata maupun tangga pesawat tanpa berjalan jauh.
“Dengan sistem tersebut, BIJB hanya menjadi titik akhir sebelum keberangkatan. Artinya, setibanya di bandara, jemaah tidak lagi menjalani proses pemeriksaan utama, melainkan langsung menuju tahapan akhir penerbangan,” tambah Ronald.
Meski proses utama telah dilakukan di embarkasi, pihak bandara tetap menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung untuk mengantisipasi kebutuhan jemaah di lapangan, seperti area istirahat sementara dan penyediaan air minum.
“Kalau memang diperlukan dan diizinkan, kami siapkan tempat untuk istirahat sebentar, termasuk fasilitas dasar seperti air minum. Jadi kami tetap antisipatif,” ujarnya.
Dari sisi operasional, jadwal penerbangan bersifat fleksibel mengikuti pengaturan pemerintah. Dalam satu hari, keberangkatan dapat berlangsung satu hingga tiga kali penerbangan, dengan jumlah jemaah per kloter berkisar antara 441 hingga 445 orang.
Ronald menegaskan kapasitas BIJB dinilai mencukupi untuk melayani penerbangan haji maupun penerbangan komersial secara bersamaan. Bandara Kertajati mampu menangani hingga sekitar 7.500 penumpang per hari.
“Satu kloter itu kan nggak sampai ribuan kan, kita diatas ribuan bisa kita terima. Sehari itu kita bisa sampai 7.500 penumpang juga bisa kita terbangkan,” jelasnya.
Pada musim haji 2026, BIJB dijadwalkan melayani 40 kloter, meskipun secara kapasitas bandara masih memungkinkan untuk menangani hingga 60 sampai 70 kloter.
“Alhamdulillah pada tahun lalu Bandara Kertajati telah berhasil dan sukses menangani penerbangan keberangkatan dan kepulangan haji dengan lancar dan sukses, kami akan tetap menjaga kepercayaan publik,” ungkap Ronald.(Ta)



