Tekan Penularan Penyakit Menular Ratusan Warga Mekarjaya Ikuti Pemeriksaan dan Rontgen Gratis
Ratusan Warga Mekarjaya Ikuti Pemeriksaan dan Rontgen Gratis (Alis)
kacenews.id-MAJALENGKA-Ratusan warga Desa Mekarjaya, Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka, mengikuti pemeriksaan kesehatan dan rontgen gratis yang digelar pemerintah desa bekerja sama dengan Puskesmas Sukamulya, Senin (13/4/2026).
Kegiatan ini difokuskan pada deteksi dini penyakit menular, khususnya tuberkulosis (TBC) dan gangguan paru-paru, guna mencegah penyebaran di lingkungan masyarakat.
Kepala Puskesmas Sukamulya, Erik, menjelaskan program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menekan angka penularan penyakit menular yang dinilai masih cukup tinggi.
“Pengobatan TB paru tidak boleh terputus, makanya mereka disarankan untuk terus melakukan pengobatan dengan mendatangi pusat pelayanan di Puskesmas atau tempat pelayanan di mana kami datang ke desa,” kata Erik.
Ia menambahkan, pihaknya menemukan sejumlah warga dengan gejala TBC. Terhadap warga tersebut langsung dilakukan pemeriksaan lanjutan melalui tes dahak untuk diuji di laboratorium.
Menurutnya, penanganan TBC harus dilakukan secara berkelanjutan karena penyakit ini mudah menular, terutama di lingkungan dengan tingkat kebersihan yang kurang baik. Saat ini, Puskesmas Sukamulya juga telah membentuk sekitar 20 titik layanan penanggulangan TBC melalui program desa siaga.
Kepala Desa Mekarjaya, Carsono, menyebutkan, kegiatan tersebut mendapat respons tinggi dari masyarakat. Selain layanan kesehatan dan rontgen gratis, warga juga diberikan konsumsi serta bantuan transportasi.
Salah seorang warga, Aman, mengaku terbantu dengan adanya layanan kesehatan yang langsung hadir di desa, karena selama ini tidak semua warga bersedia memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.
“Walaupun punya kartu BPJS biasanya warga seperti saya enggan datang ke Puskesmas karena jauh dan menganggap penyakit akan sembuh dengan sendirinya. Banter–banternya ya beli obat warung, setelah mearsa reda sudah tidak berobat lagi,” ungkap Aman.
Ia menilai, pemeriksaan gratis tersebut membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatan secara pasti sehingga dapat segera melanjutkan pengobatan jika diperlukan.(Ta)



