Anggaran Tertekan, Bupati Majalengka Ajak Alumni UIN Cirebon Berkontribusi
kacenews.id-MAJALENGKA-Bupati Majalengka H. Eman Suherman mengajak Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah di tengah tekanan anggaran yang sedang dihadapi pemerintah daerah.
Ajakan tersebut disampaikan saat menerima audiensi jajaran pengurus IKA UIN Cirebon dalam pertemuan yang berlangsung di Majalengka. Forum ini dimanfaatkan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan kalangan akademisi.
Dalam kesempatan itu, Eman Suherman lebih dulu menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan kehadirannya karena padatnya agenda pemerintahan.
“Saya merasa tidak enak karena sudah menunggu cukup lama. Jadwal seringkali berubah karena kondisi di lapangan kerap berbeda,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kehadiran para alumni yang dinilai memiliki kapasitas dan kontribusi besar di bidang akademik, termasuk yang berasal dari Majalengka.
“Saya merasa tersanjung. Ternyata banyak orang hebat dari Majalengka yang berkiprah, termasuk di jajaran pengurus IKA UIN Cirebon,” katanya.
Eman menegaskan, dukungan pemikiran dari kalangan alumni sangat dibutuhkan, terutama saat kondisi fiskal daerah mengalami penurunan signifikan. Berkurangnya bantuan keuangan dari pemerintah pusat dan provinsi berdampak langsung pada pelaksanaan program pembangunan, khususnya infrastruktur.
“Dulu saat saya menjabat Kadis PUTR, anggaran infrastruktur bisa mencapai Rp 400 miliar hingga hampir Rp 1 triliun. Sekarang hanya sekitar Rp 75 miliar,” ungkapnya.
Selain itu, penurunan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) akibat kebijakan efisiensi anggaran turut membatasi ruang fiskal daerah. Di sisi lain, beban belanja pegawai, terutama untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), terus meningkat.
“Setiap tahun kami mengalokasikan sekitar Rp 300 miliar untuk PPPK,” jelas Eman.
Di tengah kondisi tersebut, ia berharap IKA UIN Cirebon dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan solusi dan inovasi pembangunan.
“Kami sangat membutuhkan saran dan gagasan. Semua elemen masyarakat harus berkontribusi untuk mewujudkan Majalengka yang langkung SAE,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua IKA UIN Cirebon, Prof. Dr. Diding Nurdin, menyampaikan bahwa sekitar 22 persen mahasiswa UIN Cirebon berasal dari Kabupaten Majalengka, yang menunjukkan kedekatan hubungan antara kampus dan daerah.
“IKA UIN SSC ingin terus hadir memberikan manfaat, tidak hanya bagi alumni dan kampus, tetapi juga untuk masyarakat luas,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, pengurus IKA UIN Cirebon juga menyerahkan cinderamata kepada Bupati Majalengka serta mengajukan permintaan agar Eman Suherman bersedia menjadi dewan penyantun organisasi.
Audiensi ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Sekretaris Jenderal IKA UIN Cirebon, Dr. KH Ahmad Yani, M.Ag, sebagai harapan bagi kelancaran pembangunan di Kabupaten Majalengka.(Jep)



