PAUD Jadi Fondasi SDM Sejak Dini
kacenews.id-KUNINGAN-Bupati Kuningan, H. Dian Rachmat Yanuar menegaskan pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebagai fondasi utama dalam membentuk kualitas sumber daya manusia sejak dini. Hal itu disampaikannya dalam Final Gebyar Kreativitas Keluarga PAUD yang digelar PD Himpaudi Kabupaten Kuningan di Aula SMKN 1 Kuningan, Selasa (7/4/2026).
Menurutnya, keberhasilan pembangunan SDM sangat ditentukan intervensi pendidikan pada usia anak, tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga pembentukan karakter.
“Pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM) sangat bergantung pada intervensi pendidikan sejak anak usia dini. Sebagaimana program Paud memiliki mandat lebih luas dari sekadar transfer pengetahuan, yakni menyemai etika serta menyeimbangkan kecerdasan intelektual, emosional, sosial, dan spiritual,” ujarnya.
Ia menjelaskan, PAUD menjadi pondasi awal yang menentukan kesiapan anak dalam menempuh pendidikan selanjutnya. Karakter yang dibangun sejak dini dinilai akan memperkuat proses belajar di jenjang berikutnya.
Selain itu, metode pembelajaran PAUD diharapkan tetap menempatkan kebahagiaan anak sebagai prioritas tanpa tekanan psikologis berlebih.
“Integrasi kurikulum muatan lokal berbasis kearifan lokal Gunung Ciremai memupuk rasa cinta Tanah Air dan identitas kedaerahan sejak usia dini. Kita ingin anak-anak Kuningan bangga dengan identitasnya, mereka harus memahami sejarah dan potensi daerah sendiri sebelum mengenal dunia luar. Ini bagian dari membangun daerah, khususnya anak usia dini sehingga tertanam kecintaan terhadap lingkungan,” tuturnya.
Sementara Bunda PAUD Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, menyebut Gebyar Kreativitas menjadi wadah kolaborasi antara keluarga, satuan pendidikan, dan pemerintah dalam mendukung layanan pendidikan anak usia dini.
“Kegiatan Gebyar Kreativitas Keluarga Paud bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan ruang kolaborasi antara keluarga, satuan pendidikan, dan pemerintah dalam memberikan layanan terbaik bagi anak usia dini,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut juga diluncurkan buku “Jejak Hari Perjalanan Hidup Bunda Ela Helayati Untuk Dunia Pendidikan” karya Surya dan Bambang Priatna.
Ketua PD Himpaudi Kabupaten Kuningan, Rozila, menyebut antusiasme peserta cukup tinggi sekitar 1.000 orang. Peserta mengikuti berbagai kegiatan, mulai dari festival melukis topi, lomba mendongeng bagi guru, hingga inovasi alat peraga edukasi (APE).
Selain itu, secara simbolis turut diserahkan buku “Membangun Profesionalisme Pendidik PAUD” yang ditulis oleh Nunung Nuryati, Joko Pamungkas, dan Rozila sebagai upaya peningkatan kapasitas tenaga pendidik.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan melalui Kabid Pembinaan PAUD dan Dikmas, Dicky Mahardika, mengapresiasi soliditas Himpaudi membina anggota.
“Kedepan pembelajaran PAUD harus bermakna, berkesadaran dan menyenangkan dalam kegiatan pembelajaran. Selan itu, tidak hanya berfokus pada aspek kognitif semata, tapi menumbuhkan karakter, kreatifitas, serta kebahagiaan anak dalam belajar. Anak anak harus tumbuh di lingkungan yang penuh cinta, ekplorasi dan pengalaman yang menyenangkan,” pungkasnya.(Sul)



