Investor Vietnam Masuk KIEM, Pemda Majalengka Beri Kemudahan Izin
kacenews.id-MAJALENGKA-Kawasan Industri Kertajati International Estate Majalengka (KIEM) kembali kedatangkan investor asing dari Vietnam. Perusahaan dengan nama PT Liên Châu, tertarik berinvestasi di Kawasan KIEM Kertajati untuk membuka pabrik komponen sepatu.
PT. Liên Châu asal Negara Vietnam ini merupakan perusahaan ke empat yang berinvestasi di kawasan KIEM Kertajati, hal itu dikatakan Direktur utama KIEM Tony Sukadil saat Groundbreaking Ceremony PT Liên Châu, pada Rabu (01/04/2026).
Menurut Tony, hadirnya PT. Liên Châu di kawasan KIIEM ini, menambah deretan tenan yang datang ke Kertajati.
“Semoga kedepan diikuti oleh investor invertor lainnya unruk berinvestasi di KIEM,” ujar Tony.
Menurut Tony, KIEM bersama tenan-tenan yang ada dikawasan bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Majalengka akan mengunjungi sekolah-sekolah menengah atas untuk menjemput tenaga tenaga muda yang baru lulus sekolah siap masuk dunia kerja.
Sementara itu, Bupati Majalengka, Eman Suherman menyambut baik kehadiran para investor yang datang ke Majalengka, ia memastikan pemerintah daerah akan terus memberikan kemudahan dan kepastian bagi para investor, termasuk dalam hal perizinan dan dukungan infrastruktur.
“Kami berkomitmen untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif, aman, dan berkelanjutan, sehingga para investor merasa nyaman untuk menanamkan modalnya di Majalengka,” jelas Eman.
Bupati Eman menegaskan bahwa kehadiran investasi di kawasan industri tersebut menjadi momentum penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta membuka lapangan kerja bagi masyarakat Majalengka.
“Pemerintah Kabupaten Majalengka menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap pembangunan fasilitas industri di KIEM. Ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan daya saing daerah serta mempercepat pertumbuhan ekonomi,” ujar Bupati.
Menurutnya, pengembangan kawasan industri di Kertajati sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam menjadikan Majalengka sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Jawa Barat, khususnya di kawasan Rebana.
Keberadaan KIEM tidak hanya akan menarik investasi dalam skala besar, tetapi juga memberikan dampak positif bagi sektor-sektor lainnya, seperti UMKM, jasa, dan infrastruktur pendukung.
“Kami berharap investasi yang masuk dapat memberikan manfaat luas, terutama dalam penyerapan tenaga kerja lokal serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Bupati Eman Suherman.(Tat)



