Kunjungan Wisatawan Turun 17%, Perumda Aneka Usaha Genjot Perbaikan Fasilitas
kacenews.id-KUNINGAN–Jumlah kunjungan wisatawan ke sejumlah destinasi yang dikelola Perumda Aneka Usaha Kuningan selama libur Lebaran Idul Fitri 1447 H tercatat mengalami penurunan sekitar 17 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Perumda Aneka Usaha Kuningan sebagai pengelola utama objek wisata di kawasan kaki Gunung Ciremai tetap berupaya menjaga kualitas layanan bagi pemudik dan wisatawan. Meski terdapat penyesuaian operasional di sejumlah lokasi, minat masyarakat untuk berwisata di wilayah tersebut dinilai masih cukup tinggi.
Penurunan jumlah kunjungan dipengaruhi masa libur Lebaran yang relatif singkat, yakni hanya lima hari efektif. Kondisi ini membuat waktu berwisata para pemudik menjadi terbatas karena harus segera kembali ke aktivitas pekerjaan maupun perkuliahan di kota asal.
Selain itu, faktor teknis juga turut memengaruhi, salah satunya penghentian sementara operasional Objek Wisata Balong Cigugur. Penutupan dilakukan untuk mendukung proses perbaikan fasilitas, khususnya pada kolam utama serta pembenahan sistem sirkulasi air.
Upaya tersebut dilakukan guna menjaga kualitas lingkungan habitat Ikan Dewa sebagai salah satu ikon khas Kuningan, sehingga keberlanjutannya tetap terjaga dalam jangka panjang.
Di luar sektor pariwisata, Perumda Aneka Usaha Kuningan juga berperan dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat melalui pelaksanaan Bazaar Gerakan Pangan Murah. Kegiatan ini berlangsung selama tujuh hari menjelang Lebaran di dua lokasi, yakni Puspa Siliwangi dan kawasan pertokoan Cijoho.
Langkah tersebut diambil sebagai upaya menekan dampak kenaikan harga kebutuhan pokok yang umumnya terjadi menjelang hari raya.
Direktur Perumda Aneka Usaha Kuningan periode 2026–2031, Adang Kurniawan, menyebutkan inisiatif tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Seluruh pengelolaan kawasan bersangkutan dijalankan berdasarkan legalitas resmi melalui Izin PB-PSWA yang sah. Hal itu menjamin bahwa pengembangan wisata Kuningan dilakukan secara bertanggung jawab dengan tetap mengedepankan kelestarian alam,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Ke depan, Perumda Aneka Usaha Kuningan akan mempersiapkan sejumlah langkah menghadapi musim libur sekolah pada Juni 2026. Sejumlah objek wisata unggulan seperti Talaga Remis, Talaga Nilem, Cipaniis, Balong Dalem, hingga Buper Cibeureum akan terus ditata dan direvitalisasi.
Fokus pembenahan tersebut diarahkan pada peningkatan kenyamanan dan keamanan pengunjung sebagai prioritas utama dalam pengelolaan destinasi wisata.(Ya)



