Tugu Angklung, Ikon Baru Kawasan Wisata Cigugur
kacenews.id-KUNINGAN-Pemerintah Kabupaten Kuningan tengah membangun Tugu Angklung di jalur wisata strategis Cipari–Cisantana, Kecamatan Cigugur. Ikon budaya baru tersebut diproyeksikan menjadi penanda kawasan wisata menuju kaki Gunung Ciremai sekaligus memperkuat citra Kuningan sebagai destinasi wisata berbasis budaya di Jawa Barat.
Tugu yang berdiri di jalur favorit wisatawan itu memiliki keunikan dari sisi pendanaan. Seluruh biaya pembangunan tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan berasal dari dana hibah Perumda BPR Bank Kuningan. Dukungan tersebut menjadi bentuk sinergi antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan program pelestarian budaya yang digagas pemerintah daerah.
Bupati Kuningan, H. Dian Rachmat Yanuar menyampaikan optimismenya terhadap penguatan identitas budaya daerah melalui pembangunan ikon tersebut. Ia mengatakan komunikasi juga telah dilakukan dengan Menteri Kebudayaan RI dan direncanakan akan ada kunjungan langsung untuk melihat pembangunan tugu tersebut.
“Lokasinya yang estetik juga diharapkan menjadi daya tarik bagi wisatawan yang ingin mengabadikan momen saat berkunjung ke kaki Gunung Ciremai. Saya punya mimpi besar agar suatu saat nanti Kuningan memiliki museum angklung yang representatif untuk melengkapi ekosistem wisata edukasi,” tuturnya.
Menurut Dian, posisi Tugu Angklung sangat strategis karena berada di pintu masuk menuju kawasan wisata utama di Kabupaten Kuningan. Keberadaannya diharapkan dapat menjadi wajah baru daerah sekaligus memperkuat identitas budaya lokal.
Ia juga menyinggung nilai historis angklung yang berkaitan dengan Kuningan. Daerah ini memiliki peran penting dalam perkembangan alat musik tersebut, terutama dalam perubahan tangga nada angklung dari pentatonis menjadi diatonis yang lahir dari kolaborasi seniman Kuningan dengan maestro Daeng Soetigna.
“Rencananya, proses pembangunan akan dikebut agar bisa diresmikan sesaat sebelum Hari Raya Idulfitri 2026. Dengan begitu, para pemudik dan wisatawan yang datang ke Kuningan saat libur lebaran nanti sudah bisa menikmati kemegahan ikon baru yang melambangkan keharmonisan dan kekayaan tradisi Sunda tersebut,” tuturnya.
Direktur Utama Perumda BPR Bank Kuningan, Dodo Warda, mengatakan dukungan hibah yang diberikan merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan kepada daerah. Pihaknya berharap pembangunan Tugu Angklung tidak hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Kuningan.(Ya)



