Ekonomi & Bisnis

Gobyag Lauk Sambut Lebaran Ratusan Warga Turun ke Situ Ciarja Tangkap Ikan Bersama-sama

kacenews.id-KUNINGAN-Ratusan warga turun langsung ke perairan Situ Ciarja di Kelurahan Cirendang, Kecamatan Kuningan, dalam tradisi pesta rakyat Gobyag Lauk yang digelar menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, Sabtu (14/3/2026).
Tradisi tahunan tersebut menjadi momen kebersamaan warga yang “ancrub” atau turun ke dalam situ untuk menangkap ikan secara bersama-sama. Sejak pagi hari, suasana di lokasi dipenuhi sorak-sorai warga yang saling menyemangati ketika berhasil menangkap ikan di perairan yang dikenal sebagai Balong Gede milik Kelurahan Cirendang.
Salah seorang warga Cirendang, Deni, mengaku senang dapat kembali mengikuti kegiatan tersebut karena menjadi ajang berkumpulnya warga menjelang Lebaran. “Seru sekali, apalagi menjelang Lebaran. Bisa kumpul bareng warga, turun ke situ, sambil mencari ikan. Dalam hal ini, yang penting penuh kebersamaan, suasananya ramai dan penuh kegembiraan,” ujar Deni.
Hal serupa disampaikan Sri, seorang ibu rumah tangga yang datang bersama keluarganya. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi hiburan rakyat sekaligus sarana mempererat silaturahmi antarwarga. “Menjelang lebaran ini biasanya disibukkan dengan kegiatan masing-masing. Namun dengan adanya acara seperti ini bisa ketemu, untuk saling sapa, dan anak-anak juga ikut senang untuk ngobeng (menangkap ikan),” kata Sri.
Kegiatan Gobyag Lauk itu turut dihadiri Bupati Kuningan H. Dian Rachmat Yanuar, anggota DPRD Sri Laelasari, Ketua TP PKK Kuningan Hj Ela Helayati, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan H. Asep Taufik Rahman, serta Kepala Bidang Perikanan Denny Rianto. Hadir pula Lurah Cirendang Atang Suhendi beserta jajaran, tokoh masyarakat H. Agung Zaenudin, serta sejumlah undangan lainnya.
Bupati Kuningan, H. Dian Rachmat Yanuar mengatakan, Gobyag Lauk tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga berkaitan dengan upaya menjaga keseimbangan ekosistem perairan.
“Kegiatan Gobyag Lauk ini tidak hanya menjadikan hiburan masyarakat, tetapi memiliki makna penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem perairan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat. Ikan yang ditangkap masyarakat merupakan hasil penebaran benih melalui program Pasukan Paus yang sebelumnya dilakukan di berbagai titik perairan umum seperti situ maupun sungai. Situ ini merupakan salah satu perairan yang kondisinya masih terjaga. Lingkungannya rindang dan aksesnya mudah. Ke depan kita berharap dapat terus dikembangkan menjadi salah satu destinasi wisata unggulan,” tutur Bupati Dian.
Ia menambahkan, apabila lingkungan perairan dijaga dengan baik, maka manfaatnya juga akan dirasakan masyarakat sekitar. Selain sebagai tradisi turun-temurun, kegiatan Gobyag Lauk juga dinilai memiliki potensi untuk mendorong pengembangan wisata berbasis perairan serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Pemerintah daerah berharap tradisi pesta rakyat seperti ini dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari kekayaan sosial dan budaya masyarakat Kabupaten Kuningan.(Sul)

Related Articles

Back to top button