Pendidikan

Tiga Kepsek di Kuningan Dilantik, Kekosongan 284 Lainnya Masih Proses

kacenews.id-KUNINGAN-Sebanyak tiga guru di Kabupaten Kuningan dilantik menjadi kepala sekolah (kepsek), Senin 9 Maret 2026, di halaman Kantor Pemerintah Daerah Kuningan, kawasan Kuningan Islamic Center (KIC), Desa Winduherang, Kecamatan Cigugur. Pelantikan yang dipimpin Bupati Kuningan, H. Dian Rachmat Yanuar dilakukan di tengah masih banyaknya posisi kepala sekolah yang belum terisi definitif.
Tiga guru yang dilantik yakni Yani Suryani, sebelumnya Guru Ahli Muda di TKN Nurul Huda Kecamatan Cipicung dan kini dipercaya menjadi Kepala TKN Raudatul Ulum Kecamatan Kramatmulya. Kemudian Ade Irwan Rukamto, Guru Ahli Muda SDN Sukadana Kecamatan Cibeureum, dilantik sebagai Kepala SDN 2 Ciangir Kecamatan Cibingbin. Selain itu, Rini Yulianti yang sebelumnya Guru Ahli Muda SDN 4 Purwawinangun Kecamatan Kuningan dipromosikan menjadi Kepala SDN 2 Cibinuang.
Ketiganya dilantik bersama sejumlah kepala sekolah lain yang dimutasi. Penataan jabatan tersebut dilakukan untuk mengisi kekosongan posisi kepala sekolah yang telah lama ditinggalkan pejabat sebelumnya karena pensiun, serta penyesuaian penempatan di sejumlah sekolah.
Sementara itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan saat ini tengah menyiapkan proses seleksi calon kepala sekolah untuk mengisi ratusan jabatan yang masih kosong di tingkat Taman Kanak-Kanak Negeri (TKN), Sekolah Dasar Negeri (SDN), dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN).
Data Disdikbud mencatat kebutuhan kepala sekolah pada 2026 mencapai 284 orang, terdiri dari 23 kepala TKN, 231 kepala SDN, dan 30 kepala SMPN. Dari jumlah tersebut, kebutuhan mendesak hingga Maret 2026 mencapai 183 posisi, meliputi 14 TKN, 153 SDN, dan 16 SMPN.
Proses pendaftaran calon kepala sekolah telah dibuka sejak 27 Februari hingga 9 Maret 2026. Guru yang memenuhi syarat dapat mengajukan berkas persyaratan secara daring setelah mendapatkan undangan untuk mengikuti seleksi. Tahapan seleksi rencananya menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) bekerja sama dengan Balai Besar Guru Penggerak (BBGP/BBGTK).
Kepala Disdikbud Kuningan, Elon Carlan melalui Sekretaris Disdikbud, H. Pipin Mansur Aripin menjelaskan, tiga guru yang baru dilantik tersebut sebelumnya telah lulus seleksi Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Piloting Program Kementerian Pendidikan Nasional Menengah.
“Ketika saya menjadi kepala Bidang Pembinaan GTK, ada 32 guru yang lolos seleksi BCKS Piloting. Semunya sudah dilantik menjadi kepala sekolah pada awal Januari 2026 kecuali 3 guru yang perteknya tertunda, baru dilantik sekarang tanggal 9 Maret 2026. Artinya tidak kaitannya dengan proses seleksi calon kepala sekolah sedang digarap saat ini karena prosesnya terus berjalan,” tuturnya.(Ya)

Related Articles

Back to top button