Pengguna Data Selama Ramadan Meningkat, Potensi Penipuan Digital 34 Persen
kacenews.id-CIREBON-PT Indosat Ooredoo Hutchison menggelar Media Update bertajuk “Lebih Baik Indosat” di Tepian Rasa Cirebon, Kamis, 5 Maret 2026. Kegiatan ini digelar untuk menyampaikan kesiapan perusahaan menghadapi peningkatan kebutuhan layanan telekomunikasi selama Ramadhan hingga Idul Fitri, termasuk penguatan jaringan dan berbagai program layanan bagi pelanggan.
Executive Vice President Head of Circle Jakarta Raya Indosat Ooredoo Hutchison, Swandi Tjia, mengatakan Ramadhan menjadi periode penting bagi industri telekomunikasi karena aktivitas komunikasi masyarakat meningkat cukup tinggi.
“Indosat berkomitmen menjaga stabilitas jaringan agar pelanggan tetap nyaman bersilaturahmi selama bulan Ramadhan. Kami ingin memastikan sinyal tetap kuat di momen kebersamaan ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, penggunaan data selama Ramadhan diperkirakan meningkat sekitar 21%. Selain itu, potensi penipuan digital juga diproyeksikan meningkat hingga 34% sehingga perusahaan memperkuat sistem keamanan dan kapasitas jaringan sebelum puncak arus mudik.
“Setiap tahun kami selalu melakukan upgrade, baik dari sisi jaringan maupun aplikasi customer. Tahun ini jauh lebih baik dengan kestabilan yang semakin kuat, termasuk penguatan 5G di sejumlah wilayah prioritas seperti Kuningan dan Indramayu,” kata Swandi.
Selain penguatan jaringan, perusahaan juga memastikan paket layanan yang telah tersedia tidak mengalami kenaikan harga selama Ramadhan. Hal ini dilakukan agar pelanggan tetap dapat mengakses layanan komunikasi dan internet dengan harga yang sama seperti sebelumnya.
“Kami pastikan paket yang sudah berjalan tidak naik satu persen pun. Ini bagian dari komitmen kami kepada pelanggan,” tegasnya.
Indosat juga memperkenalkan beberapa pilihan produk layanan, di antaranya kartu perdana IM3 dengan kuota data serta paket internet berkapasitas besar yang banyak diminati pelanggan. Produk tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan komunikasi masyarakat yang meningkat selama bulan puasa.
Sementara itu, pelanggan dengan layanan premium mendapatkan akses prioritas jaringan serta layanan pusat bantuan dengan waktu respons lebih cepat. Fasilitas tersebut dihadirkan untuk memberikan kenyamanan tambahan bagi pengguna layanan tertentu.
SVP Head of Region West Java Indosat Ooredoo Hutchison, Mgs. Moh. Ali Safitri, mengatakan Ramadhan dan Idul Fitri menjadi momentum penting bagi perusahaan untuk menghadirkan layanan yang lebih baik bagi masyarakat.
“Ini bukan hanya program musiman. Gagasan menjadi lebih baik dimulai dari hal-hal kecil yang dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat selama Ramadhan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, perusahaan juga menghadirkan sejumlah inisiatif pendukung seperti perlindungan digital SatSpam berbasis kecerdasan buatan, layanan Sahabat AI, serta kegiatan sosial termasuk revitalisasi sejumlah masjid.
“Kami ingin kehadiran Indosat benar-benar membawa manfaat nyata, bukan hanya layanan, tetapi juga kontribusi sosial bagi masyarakat,” katanya.
Sebagai bagian dari kesiapan menghadapi arus mudik 2026, Indosat juga menyiapkan uji ketahanan jaringan melalui siaran langsung TikTok selama 12 jam dari Jakarta menuju Yogyakarta. Uji coba ini dilakukan untuk menunjukkan kestabilan jaringan selama perjalanan lintas kota.
Pengujian dilakukan secara real time tanpa jeda dengan menempuh jalur yang biasa dilalui pemudik. Selama siaran langsung tersebut, kualitas sinyal dan kecepatan internet akan terlihat secara langsung selama perjalanan berlangsung.
“Terkait kesiapan infrastruktur, kapasitas jaringan di Jawa Barat sudah kami tingkatkan dan dipastikan tidak akan terputus. Upgrade sudah selesai dilakukan sebelum mudik dimulai,” tutup Ali.(Sylviani)





