CirebonRaya

Terimbas Efisiensi, Tidak Ada Anggaran Pembangunan Stadion Watubelah Tahun Ini

 

 

 

kacenews.id-CIREBON-Nasib Stadion Watubelah di Kecamatan Sumber masih belum jelas. Pasalnya pada 2026 ini tidak ada anggaran untuk melanjutkan pengerjaan stadion yang digadang-gadang menjadi sarana olahraga kebanggaan Kabupaten Cirebon.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Cirebon, Jois Putra mengemukakan pihaknya akan mengusahakan anggaran untuk Stadion Watubelah pada 2027. Namun untuk 2026, Pemkab Cirebon tidak menganggarkan karena adanya efisiensi.

“Anggaran 2026 untuk Stadion Watubelah tidak ada. Tapi kita usahakan di 2027. Kita ingin lintasan di luar GOR diaspal ulang. Jadi untuk masyarakat yang ingin jogging,” katanya, Selasa (20/1/2026).

Ia mengungkapkan pihaknya ingin memberikan wadah kepada masyarakat untuk melakukan kegiatan olahraga di Stadion Watubelah Sumber.

“Karena Stadion Watubelah salah satu aset milik Pemda, hampir Rp 200 miliar lebih yang sudah tertanam di sana. Ke depan berharap juga kalau anggaran menungkinkan dari pusat maupun provinsi, untuk bisa menyelesaikan apakah skemanya seperti apa untuk bangun stadion, karena diperlukan banyak anggaran. Jadi kita minta yang penting aspal dulu supaya yang mau jogging bisa nyaman,” tuturnya.

Menurutnya, Pemkab Cirebon kini telah melakukan kerja sama dengan KONI untuk pengelolaan Stadion Watubelah. Sambil menunggu KONI bisa mandiri.

“Berharap nanti KONI bisa mandiri, tidak selalu berharap kepada pemerintah misalnya untuk dana hibah dari pemerintah. Kalaupun ada kekurangan KONI bisa mengusahakan sendiri melalui pengelolaan sewa Stadion Watubelah, silakan manfaatkan itu,” katanya.

Jois menyebutkan dibutuhkan anggaran kurang lebih Rp 350 miliar lagi untuk melanjutkan pembangunan Stadion Watubelah. Namun, dengan kondisi saat ini, pihaknya tidak berharap banyak.

“Karena kalau mengandalkan anggaran dari Pemda sepertinya kita belum mampu sampai Rp 350 miliar. Sedangkan dana pusat kita tahu kalau sedang fokus sama bencana di Sumatera, sementara dari provinsi sedang gencar ke infrastruktur jalan. Mungkin setelah infrastruktur selesai bisa infrastruktur lainnya termasuk sarpras olahraga,” tuturnya.

Selain Stadion Watubelah, lanjut Jois, pihaknya juga memperhatikan Stadion dan GOR Rangajati Sumber. Pasalnya kedua sarana olahraga tersebut menjadi magnet masyarakat di Kabupaten Cirebon.

“Kita (Pemda,red) punya dua stadion dan satu GOR. Pengelolaan Stadion Watubelah dilakukan oleh KONI, tinggal Ranggajati  itu perlu pemeliharaan juga. Karena banyak masyarakat yang memanfaatkan Ranggajati, minimalnya GOR dan Stadion Ranggajati bersih dari rumput liar dan bisa digunakan kegiatan olahraga lainnya,” katanya.(Junaedi)

 

 

 

Related Articles

Back to top button