Ragam

Jono, ASN Perintis Balap Sepeda Internasional

kacenews.id-KUNINGAN-Di luar kesehariannya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Kuningan, Jono (55) ternyata dikenal luas di dunia balap sepeda, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Bahkan, Jono tercatat sebagai salah satu perintis grup balap sepeda internasional yang beranggotakan puluhan pembalap profesional dari berbagai negara.
Pejabat eselon IV Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda di Disporapar Kuningan itu aktif mengembangkan jejaring balap sepeda lintas negara yang mencakup 15 negara di tiga benua, yakni Asia, Eropa, dan Australia, dengan total sekitar 50 pembalap profesional.
Hingga kini, Jono tetap terlibat dalam berbagai kegiatan dan penyelenggaraan event balap sepeda, mulai dari level lokal, regional Jawa Barat, nasional, hingga internasional.
“Alhamdulillah, selama berkecimpung dalam dunia tersebut banyak mendapat ilmu, wawasan serta pengalaman, khususnya dibidang penyelenggaraan balap sepeda. Baik untuk mendesain event tingkal lokal, regional, nasional bahkan internasional,” ungkap Jono, Rabu (24/12/2025).
Sebelum merintis grup balap sepeda internasional, Jono lebih dulu dikenal sebagai pendiri komunitas pesepeda se-Pulau Jawa pada 2016. Saat itu, ia mengoordinasikan sekitar 350 klub balap sepeda dengan anggota mencapai kurang lebih 5.000 orang. Jaringan tersebut tidak hanya terbatas di Pulau Jawa, tetapi juga terhubung dengan berbagai klub balap sepeda di luar daerah.
Dengan jejaring dan pengalamannya, Jono kerap dilibatkan dalam berbagai agenda balap sepeda daerah, termasuk event tahunan Tour de Linggarjati yang digelar Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan. Ia selalu menyatakan kesiapan untuk membantu demi menyukseskan ajang olahraga tersebut.
Hobi yang ditekuni secara konsisten itu juga membawanya dipercaya mendesain sejumlah event balap sepeda tingkat provinsi, seperti di Soloraya, Banjarnegara, Cycling Jabar, serta beberapa provinsi lainnya, termasuk Aceh. Selain sebagai perancang event, Jono juga berlisensi sebagai Commissaire Nasional atau juri wasit nasional. Bahkan, pada 2018 ia sempat dipercaya menjadi bagian dari Panitia Pelaksana Asian Games Jakarta–Palembang.
Meski demikian, Jono menegaskan komitmennya untuk tetap mengutamakan tugas kedinasan sebagai PNS di lingkungan Disporapar Kabupaten Kuningan, meskipun banyak tawaran datang dari dalam maupun luar negeri.
“Beberapa waktu lalu, saya sempat mendapat kehomatan untuk menjadi menyelenggara balap sepeda di Malayasia yang memakan waktu kurang lebih 10 hari. Namun tidak jadi berangkat, karena memakan waktu relatif lama, saya tetap memilih tidak berangkat lebih baik melaksanakan kwajiban tugas kedinasan di Disporapar untuk memberikan layanan pada masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan kegiatan kepariwisataan di Kab. Kuningan. Namun demikian, apapun dalam melaksanaan kegiatan dibidang balap sepeda maupun kepariwisataan, pada prinsipnya demi kemajuan Kuningan serta membawa harus nama baik daerah, baik di tingkat provinsi, nasional maupun internasional;” papar Jono.(Sul)

Related Articles

Back to top button