Mitsubishi Destinator Menarik dan Jadi Perhatian Masyarakat Indonesia
kacenews.id-CIREBON-PASCA dilaunching pada Juli 2025, Mitsubishi Destinator makin menarik perhatian dan apresiasi dari masyarakat Indonesia.
Tak hanya mendapat penerimaan positif, Mitsubishi Motors Corporation melalui Mitsubishi Motors Vietnam Co.Ltd (MMV) juga sudah resmi menjual Destinator serba baru di Vietnam pada awal Desember 2025.
Mitsubishi Destinator meraih sederet penghargaan dari sejumlah institusi dan media massa terkemuka, baik nasional maupun internasional.
All New Destinator dilengkapi sistem bantuan pengemudi canggih Mitsubishi Motors Safety Sensing. Di mana sistem ini memberikan tingkat keselamatan preventif yang tinggi melalui Adaptive Cruise Control (ACC), Forward Collision Mitigation System (FCM), Blind Spot Warning (BSW), Rear Cross Traffic Alert (RCTA), Automatic High Beam (AHB), Leading Car Departure Notification (LCDN), dan Multi Around Monitor
Lengkap dengan enam SRS airbag, model ini memastikan kinerja keselamatan tabrakan dengan struktur bodi berketebalan tinggi yang telah dirancang menyerap energi benturan sekaligus meminimalkan deformasi kabin bila terjadi benturan akibat tabrakan.
Sebagai SUV menengah dengan kapasitas tujuh penumpang ini, Destinatos memiliki tata letak tiga baris yang lebih lapang dan dicirikan dengan desain SUV yang autentik dan elegan, selain kabin premium yang memberikan kenyamanan bagi para penumpangnya.
All New Destinator dilengkapi dengan mesin turbo MIVEC 1,5 liter berdasar desain mesin turbo 4B40 yang telah terbuki.
Dengan memiliki fitur water cooled intercooler dan sebuah siklus rasio ekspandi tinggi (Atkinson cycle), yang memungkinkan kombinasi antar akselerasi yang bertenaga dan efesieni bahan bakar.
Ditambah dengan tenaga maksimal 120 kilowatt (kW) serta torsi puncak 250 newton meter (Nm), Destinator menawarkan pengendaraan yang mengasyikan dengan akselarasi yang mulus dan responsif.
“Saya rasa untuk mesin turbo itu kan kuncinya adalah panas. Semakin panas mesinnya, semakin besar tenaga yang dihabiskan. Jadi walaupun mesinnya dia turbo, gak usah yang namanya geber-geber. Kenapa? Karena itu memancing turbo bekerja ekstra. Kalau turbo bekerja ekstra, karena dia sistemnya adalah berputar,”
“Berputar itu akan menghasilkan heat yang tinggi. Heat yang tadi. More power, more energy. You have less power, you have less energy. Jadi kita percaya aja, tenaganya itu kan mesinnya udah kontrol ya. Jadi gak usah pancing-pancing dengan gaya nyetir yang agresif,” ungkap Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia, Rifat Sungkar di sela ajang GJW belum lama ini.
Transmisi ini dilengkapi dengan Continuously Variable Transmission (CVT) yang memberikan akselerasi linear sesuai tekanan pedal gas, memastikan respons akurat yang mencerminkan keinginan pengemudi.
Baik saat berkendara di jalan kota atau melaju di jalan tol, CVT memberikan performa yang halus dan senyap. Saat tenaga lebih besar dibutuhkan, seperti saat menyalip di tanjakan atau masuk ke jalan bebas hambatan, sistem ini memberikan akselerasi langsung dan bertenaga, menawarkan pengalaman berkendara yang dinamis dan responsif.
Mitsubishi All-New Destinator datang dengan membawa mesin turbo yang kencang, andal, dan efisien. Mesin ini diberi kode 4B40 berkapasitas 1.500cc MIVEC dengan water-cooled intercooler yang mampu menghasilkan tenaga 163 PS dan torsi 250 Nm. Fitur tenaga dan efisiensi mesin ini amat diidam-idamkan para pengguna mobil harian yang menyukai mesin gesit namun irit.
Dengan dukungan teknis memadai di bengkel resmi Mitsubishi Motors terdekat, mesin turbo modern Mitsubishi All-New Destinator sebenarnya sangat mudah dirawat. Bahkan perawatan dan perlakuannya sama saja dengan mesin bakar konvensional non-turbo. Tak perlu perhatian khusus.
Jika dulu mesin turbo wajib dijeda beberapa saat sebelum dimatikan sehabis dipakai, maka isu tersebut tak diperlukan lagi pada mesin Mitsubishi All-New Destinator. Keberadaan sistem pendingin turbo dengan prinsip water-to-air mampu menjaga suhu udara yang dimampatkan ke mesin tetap stabil. Jadi mesin aman dimatikan kapan saja.
“Jadi mobil ini turbo, namun efisiensi bahan bakarnya seperti mobil bensin. Jadi ketika dia stop and go, dia bisa menciptakan tenaganya NA, yaitu tenaga 1500, tapi ketika mobil ini butuh turbo, baru keluar conversion kit-nya tenaganya dikali 1.6 sama 1.7x. Jadi perbedaannya, turbo masa lalu dan turbo masa kini mungkin harus dikomunikasikan dulu,” ujar Rifat Sungkar.
“Karena kalau kita lihat juga, mobil-mobil high-end rata-rata sudah pakai mesin turbo, tapi mesin turbo yang sangat efisien. Dengan teknologi yang ada sekarang, injector mobilnya ada 8, mobil biasa 4, tadi, kompresinya biasanya 8, ini 11 dan turbo-nya hanya bermain ketika kita panggil, bukan karena dia mechanical namun sesuai kebutuhan. Efisiensinya dapat, performanya juga dapat. CC kecil namun tenaganya besar,” paapr Rifat Sungkar.(Pih)



