CirebonRaya

Jaga Kondusivitas Kamtibmas saat Perayaan Nataru di Kabupaten Cirebon, Ribuan Personel Gabungan Disiagakan

 

kacenews.id-CIREBON- Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026 sinergi lintas sektor di Kabupaten Cirebon semakin diperkuat.

Polresta Cirebon bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung ke lapangan untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Nataru dengan aman, nyaman, dan tertib, belum lama ini.

Kegiatan ini menjadi simbol kesiapan bersama seluruh unsur pemerintahan dan aparat keamanan dalam mengawal momentum libur akhir tahun yang identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat. Salah satu lokasi yang ditinjau adalah Gereja Isa Al Masih di Kecamatan Jamblang, sebagai bentuk komitmen negara dalam menjamin keamanan dan kenyamanan umat Kristiani saat menjalankan ibadah Natal.

Selain tempat ibadah, rombongan Forkopimda juga mengecek Pos Pengamanan Palimanan yang berperan sebagai pusat layanan dan pengendalian selama masa Nataru. Pos tersebut tidak hanya difungsikan untuk pengamanan, tetapi juga sebagai titik pelayanan masyarakat, termasuk informasi lalu lintas dan layanan kesehatan.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Frisma Elsa Tarama, menilai kehadiran langsung Forkopimda di lapangan mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat selama libur panjang.

“Ini bukan hanya soal pengamanan, tetapi bagaimana negara hadir memberikan rasa aman dan pelayanan maksimal, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat,”katanya.

Ia menegaskan DPRD Kabupaten Cirebon mendukung penuh seluruh langkah pengamanan Nataru, termasuk peningkatan koordinasi antarinstansi agar potensi gangguan keamanan dan kemacetan dapat diantisipasi sejak dini.

Sementara itu, Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni menyampaikan pengamanan Nataru melibatkan 1.881 personel gabungan dari berbagai unsur, mulai dari Polri, TNI, hingga instansi pendukung seperti Dinas Kesehatan, Dishub, BPBD, dan Satpol PP.

“Pengamanan ini mengedepankan pendekatan humanis dan pelayanan, sehingga masyarakat merasa aman sekaligus terbantu selama perjalanan dan aktivitas libur Nataru,” katanya.

Menurutnya, sebanyak 15 pos pengamanan dan pelayanan disiagakan di titik-titik strategis, lengkap dengan fasilitas kesehatan, tenaga medis, serta sarana istirahat bagi masyarakat dan petugas.

Bupati Cirebon Imron mengemukakan, hasil pemantauan menunjukkan kesiapan pengamanan Nataru di wilayahnya berjalan sesuai rencana. Menurutnya, koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga situasi tetap kondusif.

“Kami ingin memastikan masyarakat merasakan langsung kehadiran pemerintah dan aparat keamanan, baik di gereja, pos pengamanan, maupun jalur-jalur utama,” katanya.

Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh instansi terkait, pengamanan libur Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Cirebon diharapkan berlangsung optimal serta memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat.(Is)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

kacenews.id-CIREBON- Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru (Nataru) 2026 sinergi lintas sektor di Kabupaten Cirebon semakin diperkuat.

 

Polresta Cirebon bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung ke lapangan untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Nataru dengan aman, nyaman, dan tertib, belum lama ini.

 

Kegiatan ini menjadi simbol kesiapan bersama seluruh unsur pemerintahan dan aparat keamanan dalam mengawal momentum libur akhir tahun yang identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat. Salah satu lokasi yang ditinjau adalah Gereja Isa Al Masih di Kecamatan Jamblang, sebagai bentuk komitmen negara dalam menjamin keamanan dan kenyamanan umat Kristiani saat menjalankan ibadah Natal.

 

Selain tempat ibadah, rombongan Forkopimda juga mengecek Pos Pengamanan Palimanan yang berperan sebagai pusat layanan dan pengendalian selama masa Nataru. Pos tersebut tidak hanya difungsikan untuk pengamanan, tetapi juga sebagai titik pelayanan masyarakat, termasuk informasi lalu lintas dan layanan kesehatan.

 

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cirebon, Frisma Elsa Tarama, menilai kehadiran langsung Forkopimda di lapangan mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat selama libur panjang.

 

“Ini bukan hanya soal pengamanan, tetapi bagaimana negara hadir memberikan rasa aman dan pelayanan maksimal, terutama saat mobilitas masyarakat meningkat,”katanya.

 

Ia menegaskan DPRD Kabupaten Cirebon mendukung penuh seluruh langkah pengamanan Nataru, termasuk peningkatan koordinasi antarinstansi agar potensi gangguan keamanan dan kemacetan dapat diantisipasi sejak dini.

 

Sementara itu, Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni menyampaikan pengamanan Nataru melibatkan 1.881 personel gabungan dari berbagai unsur, mulai dari Polri, TNI, hingga instansi pendukung seperti Dinas Kesehatan, Dishub, BPBD, dan Satpol PP.

 

“Pengamanan ini mengedepankan pendekatan humanis dan pelayanan, sehingga masyarakat merasa aman sekaligus terbantu selama perjalanan dan aktivitas libur Nataru,” katanya.

 

Menurutnya, sebanyak 15 pos pengamanan dan pelayanan disiagakan di titik-titik strategis, lengkap dengan fasilitas kesehatan, tenaga medis, serta sarana istirahat bagi masyarakat dan petugas.

 

Bupati Cirebon Imron mengemukakan, hasil pemantauan menunjukkan kesiapan pengamanan Nataru di wilayahnya berjalan sesuai rencana. Menurutnya, koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga situasi tetap kondusif.

 

“Kami ingin memastikan masyarakat merasakan langsung kehadiran pemerintah dan aparat keamanan, baik di gereja, pos pengamanan, maupun jalur-jalur utama,” katanya.

 

Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh instansi terkait, pengamanan libur Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Cirebon diharapkan berlangsung optimal serta memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat.(Is)

 

Related Articles

Back to top button