Ekonomi & Bisnis

Kenali Drive Mode Wet Mitsubishi XForce, Tanggung di Berbagai Kondisi

kacenews.id-CIREBON-Mitsubishi Xforce dibekali beragam fitur keselamatan yang dirancang untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan berkendara dalam berbagai kondisi.

Salah satu fitur unggulannya adalah Drive Mode, yang memungkinkan pengemudi menyesuaikan karakter kendaraan sesuai dengan medan dan situasi cuaca yang dihadapi.

Pada Mitsubishi Xforce tersedia empat pilihan Drive Mode, yaitu Normal, Wet, Gravel, dan Mud. Mode Normal digunakan untuk kondisi jalan sehari-hari, sementara Wet dirancang khusus untuk permukaan jalan basah atau licin.

Adapun mode Gravel cocok untuk jalan berkerikil atau tanah, sedangkan Mud diperuntukkan bagi medan berlumpur.

Seluruh pilihan mode dapat dioperasikan dengan mudah melalui tombol di area konsol tengah, dan status mode akan ditampilkan pada layar instrumen di dasbor.

Teknologi Drive Mode ini bekerja dengan mengatur berbagai sistem kendaraan secara terintegrasi, mulai dari mesin, transmisi, sistem pengereman, hingga power steering.

Seluruh pengaturan tersebut terhubung dengan fitur keselamatan aktif seperti traction control, stability control, serta Active Yaw Control (AYC) untuk menjaga kestabilan mobil saat melaju.

Mode Wet menjadi salah satu fitur yang paling relevan digunakan saat musim hujan. Mode ini dirancang untuk membantu pengemudi menghadapi kondisi jalan licin akibat hujan, genangan air, maupun permukaan jalan yang tertutup lumpur atau lumut, sehingga kendaraan tetap mudah dikendalikan.

Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia, Rifat Sungkar, menegaskan bahwa Wet Mode bukanlah sekadar fitur tambahan, melainkan dirancang untuk digunakan secara praktis dalam aktivitas berkendara sehari-hari.

“Wet mode itu bukan untuk banjir, melainkan untuk jalan basah yang bisa ditemui kapan saja. Bahkan tidak masalah jika sejak awal kendaraan dinyalakan langsung menggunakan wet mode. Jadi fitur ini bukan gimmick, tetapi benar-benar fungsional,” ujarnya dalam ajang GJAW, 29 November 2025.

Ketika Drive Mode Wet diaktifkan, respons tenaga mesin akan dibuat lebih lembut agar mobil tidak bereaksi terlalu agresif saat pedal gas diinjak.

Penyesuaian ini bertujuan untuk mengurangi potensi selip dan meningkatkan traksi ban. Selain itu, sistem kontrol traksi akan bekerja lebih optimal untuk menjaga cengkeraman ban di permukaan jalan licin.

Respons kemudi juga disetel agar terasa lebih stabil dan halus, sehingga pengemudi dapat bermanuver dengan lebih percaya diri. Perpindahan gigi transmisi pun dilakukan secara lebih lembut guna menjaga keseimbangan kendaraan saat melaju di kondisi basah.

Mode Wet sangat disarankan digunakan ketika menghadapi hujan deras, melewati jalanan tergenang, atau berkendara di wilayah dengan tingkat kelembapan tinggi. Saat kondisi jalan kembali normal dan kering, pengemudi dapat kembali menggunakan Drive Mode Normal.

Meski demikian, penggunaan fitur Drive Mode Wet tetap harus diimbangi dengan kewaspadaan pengemudi. Menjaga kecepatan, jarak aman, dan konsentrasi tetap menjadi kunci utama untuk memastikan keselamatan selama berkendara di segala kondisi.(Pih)

Related Articles

Back to top button