FH Uniku Gelar Seminar dengan Tema Transformasi Digital Kunci Cegah Korupsi
kacenews.id-KUNINGAN-Fakultas Hukum (FH) Universitas Kuningan (Uniku) menggelar Seminar Nasional bertema “Transformasi Digital sebagai Pilar Utama Pencegahan Korupsi demi Terwujudnya Good and Clean Governance”.
Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia dilaksanakan di Gedung Student Centre Iman Hidayat, Kampus I Uniku, Jalan Cut Nyak Dien, Kelurahan Cijoho, Kamis (11/12/2025). Seminar diikuti mahasiswa Fakultas Hukum serta undangan dari berbagai kalangan.
Dekan Fakultas Hukum Uniku, Suwari Akhmaddhian, menyampaikan apresiasi kepada para narasumber yang telah berkenan hadir dan berbagi pengetahuan dalam seminar tersebut. Ia menegaskan, kehadiran praktisi dari berbagai institusi menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran mahasiswa.
“Tujuan seminar ini adalah mendorong pemahaman mengenai pentingnya teknologi sebagai bagian dari sistem pencegahan tindak pidana korupsi. Bagaimana teknologi mampu menjadi instrumen penting dalam membangun tata kelola yang bersih dan transparan,” ungkap Suwari.
Seminar nasional tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor IV Universitas Kuningan, H. Haris Budiman, yang hadir mewakili Rektor Uniku, H. Dikdik Harjadi.
Suwari menambahkan, tema yang diangkat sangat relevan dengan perkembangan saat ini, di mana transformasi digital telah menjadi kebutuhan dalam mewujudkan pemerintahan yang berintegritas. Oleh karena itu, Fakultas Hukum Uniku menghadirkan narasumber yang kompeten dan berpengalaman di bidangnya.
Empat narasumber yang hadir dalam seminar tersebut yakni Dyofa Yudhistira selaku Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kuningan, Mahardika Rahman Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Kuningan, Ipda Rieki Ginanjar Handani Kanit Tipikor Polres Kuningan, serta Sarlip Hidayat Dosen Fakultas Hukum Universitas Kuningan.
Sementara itu, Wakil Rektor IV Uniku, H. Haris Budiman, menyampaikan bahwa peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia melalui kegiatan seminar merupakan salah satu langkah strategis dalam upaya pencegahan berbagai bentuk korupsi yang dapat merugikan bangsa dan negara.
Ia menekankan peran mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa yang diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam pencegahan maupun pemberantasan korupsi di masa mendatang.
“Kegiatan tersebut semoga dapat menambah ilmu, wawasan serta pengetahuan dalam penegakan hukum, khususnya bagi peserta seminar atau mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Kuningan,” pinta H. Haris.(Sul)



