Ribuan Jemaah Padati GOR Ewangga Kuningan Ikuti Pengajian Mamah Dedeh
kacenews.id-KUNINGAN-Ribuan jemaah memadati Gelanggang Olahraga (GOR) Ewangga, Kompleks Stadion Mashud Wisnusaputra, Kabupaten Kuningan, untuk mengikuti Tabligh Akbar bertajuk “Kuningan Bertasbih, Bersama Meraih Berkah”, Minggu (14/12/2025). Kegiatan tersebut digelar Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Kuningan dan menghadirkan penceramah nasional Ustadzah Hj. Mamah Dedeh.
Tabligh Akbar ini dihadiri masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Kuningan. Kehadiran Ustadzah Hj. Mamah Dedeh menjadi daya tarik utama, sehingga sejak pagi jemaah terus berdatangan untuk mengikuti rangkaian tausiyah.
Dalam ceramahnya, Mamah Dedeh menekankan pentingnya iman dan takwa sebagai dasar meraih keberkahan hidup. Ia mengutip Surah Al-A’raf ayat 96 yang menyebutkan, keberkahan dari langit dan bumi akan diberikan kepada suatu kaum yang beriman dan bertakwa.
“Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi,” ujar Mamah Dedeh saat menyampaikan tausiyah.
Ia menjelaskan, keberkahan tidak hanya diukur dari kemajuan materi, tetapi juga dari kekuatan iman dan ketakwaan masyarakat. Menurutnya, peningkatan spiritual menjadi bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, Mamah Dedeh mengajak jemaah membiasakan amalan bertasbih dalam kehidupan sehari-hari. Ia merujuk Surah Al-Isra ayat 44 dan Surah At-Taghabun ayat 1 yang menjelaskan, seluruh ciptaan Allah SWT senantiasa bertasbih.
“Jika seluruh alam semesta sibuk memuji dan bertasbih, maka kita sebagai manusia yang dikaruniai akal dan hati, wajib untuk lebih giat dalam bertasbih. Dzikir dan tasbih bukan hanya ritual tetapi sebuah upaya untuk menciptakan sakinah (ketenangan batin) dan menyelaraskan diri dengan irama ketundukan seluruh semesta kepada Tuhan,” tuturnya.
Bupati Kuningan, H. Dian Rachmat Yanuar, dalam kesempatan tersebut menyampaikan, pembangunan daerah perlu memperhatikan keseimbangan antara aspek fisik, ekonomi, dan pembangunan karakter masyarakat.
“Tema Kuningan Bertasbih adalah manifestasi nyata bahwa kemajuan daerah harus selalu dilandasi dzikir, kebersamaan, dan hati yang bersih. Kegiatan ini sebagai fondasi etika sosial Kuningan,” kata Bupati Dian.
Sementara itu, Ketua LKKS Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati, menjelaskan, kegiatan Kuningan Bertasbih merupakan bagian dari upaya memperkuat kesejahteraan sosial yang tidak hanya diukur dari aspek materi, tetapi juga spiritual dan kepedulian sosial.
“Antusiasme jemaah yang memenuhi GOR Ewangga menjadi bukti tingginya kebutuhan spiritual masyarakat Kuningan. Acara ini bukan hanya pengajian, tetapi juga momentum konsolidasi spiritual untuk mencapai tujuan pembangunan daerah yang berlandaskan moral dan etika,” ujarnya.
Ketua Panitia kegiatan, H. Apip Ropi’i, berharap Tabligh Akbar Kuningan Bertasbih dapat memberikan penguatan keimanan dan ketenangan batin bagi masyarakat serta mendorong terciptanya harmoni sosial di Kabupaten Kuningan.(Ya)