Pemilu

Uu Soroti Kepengurusan DPP PPP Belum Solid

kacenews.id-MAJALENGKA-Ketua DPW PPP Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, menyoroti belum solidnya kepengurusan di tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP), di tengah kebutuhan konsolidasi partai menjelang Pemilu 2029.
Hal tersebut disampaikan Uu saat menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) PPP Kabupaten Majalengka, Minggu (19/4/2026). Ia menilai, sejumlah posisi di kepengurusan pusat masih kosong, bahkan ada pengurus yang dinilai tidak aktif menjalankan tugasnya.
Kondisi ini, kata dia, berpotensi menghambat jalannya organisasi, padahal partai politik membutuhkan kesiapan penuh untuk menghadapi kontestasi politik mendatang.
“Sejumlah DPW menilai Sekjen DPP PPP disebut tidak aktif menjalankan tugas organisasi sejak diterbitkannya Surat Keputusan Kementerian Hukum sekitar enam bulan lalu. Kepengurusan lainnya juga masih kosong, padahal roda organisasi harus jalan, tanpa pengurus mana mungkin organisasi bisa berjalan baik,” ungkap Uu.
Ia mendorong DPP segera menindaklanjuti hasil Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP di Makassar, khususnya terkait evaluasi dan penyempurnaan struktur kepengurusan, termasuk posisi Sekretaris Jenderal (Sekjen).
Menurutnya, situasi saat ini tidak sejalan dengan keputusan Mukernas yang mengatur evaluasi terhadap kader yang tidak aktif dalam kurun waktu tertentu.
“Kalau mengacu pada keputusan Mukernas, kader yang tidak aktif selama tiga bulan harus dievaluasi, bahkan diberhentikan. Ini sudah enam bulan, tentu harus ada sikap tegas,” tegasnya.
Uu juga menyinggung adanya pengurus yang telah masuk dalam struktur dan bahkan sudah dilantik, namun belum menunjukkan kinerja optimal. Hal itu, menurutnya, menimbulkan kebingungan di tingkat daerah.
“Banyak yang sudah ada dalam SK, tetapi tidak bekerja. Ini membuat daerah bingung dan terus dipertanyakan soal arah partai,” ungkapnya.
Selain itu, ia menyoroti dinamika internal yang dinilai memperkeruh situasi, termasuk beredarnya sejumlah surat kepartaian yang memicu kegaduhan dan berpotensi mengganggu stabilitas organisasi.
DPW PPP Jawa Barat, lanjut Uu, mendorong DPP untuk segera mengambil langkah tegas melalui evaluasi menyeluruh, termasuk melakukan pergantian terhadap pengurus yang tidak aktif.
Ia menegaskan, konsolidasi internal yang kuat menjadi kunci bagi PPP untuk menghadapi Pemilu 2029 secara lebih solid. Menurutnya, kader-kader yang aktif dan militan perlu diberi ruang untuk memperkuat partai ke depan.(Ta)

Related Articles

Back to top button