Ekonomi & Bisnis

Belum Lulus, 90 % Lulusan SMKN 1 Kuningan Terserap Kerja

kacenews.id-KUNINGAN-Sebanyak 90 persen lulusan SMKN 1 Kuningan terserap ke dunia kerja, baik di dalam negeri maupun luar negeri, bahkan sebagian sudah direkrut perusahaan sebelum menyelesaikan pendidikan.
Kepala SMKN 1 Kuningan, Elpasa, mengatakan tingginya serapan lulusan tidak lepas dari keterkaitan program pendidikan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
“Alhamdulillah, sebagian besar lulusan SMKN1 Kuningan diterima di pasar kerja, baik dalam maupun di luar negeri, khususnya kontrak kerja dengan perusahaan Jepang,” ungkap Elpasa, Senin (13/4/2026).
Ia menjelaskan, sejumlah perusahaan secara aktif menjalin kerja sama dengan sekolah, terutama melalui program praktik kerja industri (prakerin). Dari program tersebut, tidak sedikit siswa kelas XII yang langsung mendapat tawaran kerja setelah menyelesaikan masa praktik.
Menurutnya, kebutuhan tenaga kerja dari perusahaan disesuaikan dengan kompetensi yang diajarkan di sekolah. SMKN 1 Kuningan memiliki enam jurusan unggulan, yakni Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, Desain Komunikasi Visual, Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian, Agribisnis Ternak Unggas, Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura, serta Agribisnis Perikanan Air Tawar.
“Lulusan kami menduduki posisi strategis pada pasar kerja susai jurusan di sekolah. Di perusahaan Jepang umumnya kontrak dua tahun atau bisa diperpanjang sesuai kesepakatan perusahaan dengan pekerja,” tutur Elpasa.
Dari total 1.826 siswa, sekitar 90 persen lulusan masuk ke dunia kerja, sementara 10 persen lainnya melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi atau membuka usaha mandiri. Beberapa lulusan melanjutkan studi ke perguruan tinggi negeri, termasuk IPB dan kampus lainnya di Indonesia.
Sementara itu, lulusan yang telah menyelesaikan kontrak kerja di Jepang memiliki peluang melanjutkan karier di perusahaan Jepang yang beroperasi di Indonesia. Adapun besaran upah kerja di Jepang disebut relatif tinggi, berkisar hingga Rp 18 juta per bulan.(Sul)

Related Articles

Back to top button