Mulai 22 April, 40 Kloter Haji Diterbangkan dari Bandara Kertajati Jawa Barat
kacenews.id-MAJALENGKA-Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati dipastikan siap melayani keberangkatan jemaah haji tahun 2026. Ada sebanyak 40 kelompok terbang asal sejumlah kota/kabupaten di Jawa Barat yang akan diberangkatkan melalui Bandara Kertajati
Kesiapan tersebut disampaikan Wakil Presiden (VP) PT BIJB yang juga Person in Charge, Ari Widodo bersama Person in Charge (PIC) yang juga Executive General Manager (EGM) Angkasa Pura II Nuril Huda, Selasa,(7/4/2026). Mereka memastikan seluruh aspek operasional telah disiapkan untuk mendukung kelancaran proses keberangkatan dan kepulangan jemaah.
Kedua pejabat tersebut memastikan kenyamanan jamaah melalui Bandara Kertajati, tanpa harus menunggu lama di terminal. Dan jemaah begitu tiba, akan langsung naik menuju pesawat, untuk mengindari kelelahan yang terjadi pada jemaah.
Pemeriksaan kesehatan, paspoor juga visa haji sudah dilaksanakan di asrama haji di Indramayu, sehingga ketika tiba di bandara para jamaah tinggal masuk ke dalam pesawat tanpa harus melakukan antrean pemeriksaan apapun.
“Fasilitas di bandara, kami pastikan semua aman dan nyaman, masjid juga toilet, ac dan yang lainnya nyaman,” ungkap Ario Widodo.
Kru pesawat mulai awak kokpit pilot/kopilot dan awak kabin pramugara/pramugari telah mendapat tempat penginapan yang nyaman yang jaraknya cukup dklat dengan bandara.
Jemaah haji kloter pertama yang akan berangkat berasal dari Indramayu pada 22 April 2026 sekitar pukul 09.15 WIB dengan nomor penerbangan SV 5305 dengan jumlah Jemaah sebanyak 445. Keesokan harinya yang berangkat melalui Bandara Kertajati berasal dari Kota Bandung dengan nomor penerbangan SV 5445.
“Rencananya ada 40 kelompok terbang yang berangkat dari Bandara Kertajati ini mulai 22 April hingga 19 Mei, ada tiga kloter yang campuran dari beberapa kabupaten kota, kloter terakhir berasal dari Cirebon, Indramayu dan Purwakarta sebanyak 321 jemaah,” ungkap Nuril Huda.
Sedangkan kepulangan rencananya berlangsung mulai 2 Juni hingga 30 Juni.
Di sisi lain, Bupati Majalengka, menegaskan bahwa keberangkatan jemaah tetap berjalan sesuai rencana meski sempat muncul kekhawatiran akibat situasi global.
“Alhamdulillah, keberangkatan jemaah haji tahun 2026 ini sudah dipastikan aman. Meskipun ada dinamika global, pemerintah terus berupaya maksimal agar bapak dan ibu bisa menunaikan ibadah dengan tenang,” kata Eman.
Berdasarkan Rencana Perjalanan Haji 1447 H/2026 M, jemaah asal Majalengka akan diberangkatkan melalui BIJB Kertajati dengan rincian, Kloter 06-KJT (441 jemaah) berangkat pada Sabtu, 25 April 2026 pukul 10.30 WIB Kloter 23-KJT (163 jemaah), Jumat, 8 Mei 2026 pukul 15.00 WIB Kloter 29-KJT (52 jemaah), Rabu, 13 Mei 2026 pukul 13.30 WIB Kloter 39-KJT (75 jemaah), Senin, 18 Mei 2026 pukul 13.00 WIB Seluruh jemaah dijadwalkan kembali ke tanah air melalui BIJB Kertajati pada rentang 5 Juni hingga 29 Juni 2026.
Eman juga menyebut adanya penyesuaian teknis jadwal. Jika secara umum keberangkatan banyak dilakukan pada hari Jumat, untuk Majalengka sebagian kloter disesuaikan pada hari lain, termasuk Senin, guna memastikan kelancaran teknis.
Jumlah jemaah haji Majalengka tahun ini tercatat sebanyak 730 orang, meningkat dari rencana sebelumnya 525 orang. Kenaikan ini menjadi angin segar bagi daftar tunggu calon jemaah di daerah.(Tat)





