Gelar Halalbihalal, Pemkot Cirebon Selaraskan Langkah Strategis Pembangunan Berbasis Masyarakat
kacenews.id-CIREBON-Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon menggelar rapat koordinasi lintas lembaga sekaligus silaturahmi halalbihalal yang diinisiasi oleh Tim Pembina Posyandu Kota Cirebon di Rumah Dinas Wali Kota. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan kembali langkah-langkah strategis pembangunan berbasis masyarakat.
Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, dalam arahannya menekankan bahwa esensi dari kinerjanya bersama Wakil Wali Kota Siti Farida Rosmawati, selama setahun terakhir adalah membangun jembatan persatuan. Ia mengemukakan, terus berupaya setiap hari agar seluruh elemen pemerintahan dan kemasyarakatan bisa bergerak dalam satu irama gotong royong yang nyata, bukan sekadar slogan.
“Saya terus berupaya setiap hari sampai dalam satu tahun ini, bagaimana caranya semua bisa bersama, bersatu, bareng-bareng dan gotong royong. Saya sangat berharap tidak ada lagi ‘peta-petaan’ atau pengelompokan tertentu dalam bekerja. Karena jujur saja, kalau kita masih bekerja dalam kelompok-kelompok kecil yang terfragmentasi, hasilnya tidak akan pernah maksimal untuk rakyat,” katanya.
Ia juga menyoroti pentingnya integritas kepemimpinan di tingkat akar rumput. Menurutnya, menjadi ketua atau pengurus lembaga seperti PKK dan posyandu bukanlah soal status sosial, melainkan soal beban tanggung jawab. Amanah dari masyarakat harus dipikul dengan kesadaran penuh bahwa setiap tindakan berdampak langsung pada kesejahteraan warga. Lebih lanjut, ia meminta seluruh kader di PKK, posyandu, hingga PAUD untuk mengedepankan nilai pengabdian.
“Bekerjalah dengan ikhlas. Kita harus ingat bahwa orientasi utama kita adalah masyarakat. Saya berharap Ibu-ibu semua menunjang program yang ada bukan demi menyenangkan ketua atau wali kota, tapi semata-mata untuk melayani warga yang memang membutuhkan sentuhan tangan kita,” tuturnya.
Senada dengan wali kota, Ketua TP PKK Kota Cirebon, Noviyanti Edo, memandang pertemuan ini sebagai ajang ‘recharge’ energi bagi para pengurus. Baginya, momen halalbihalal ini merupakan kesempatan emas untuk melepaskan ego pribadi dan meruntuhkan sekat-sekat komunikasi.(Cimot)





