Ekonomi & BisnisRagam

Mulai H+2 Lebaran Pemudik Balik Jakarta Padati Pintu Ruas Tol Cipali

RATUSAN penumpang angkutan umum yang akan menuju Bekasi, Kerawang dan Jakarta terlantar selama berjam–jam karena tidak mendapatkan bus untuk kembali ke Jakarta, hampir semua bus yang melintas sudah penuh.

Tumpukan penumpang di antaranya terjadi di sejumlah terminal bayangan seperti di Cigasong, depan Terminal Lawas serta Perempatan Kadipaten. Beberapa diangtara mereka menunggu bis lebih dari 3 jaman karena bis selalu penuh.

Jikapun adana tempat duduk hanya tersisa satu atau dua orang sedangkan calon penumpang yang akan kembali je Jakarta lebih dari dua orang terutama yang satu keluarga.

Nurohmah misalnya dia kembali ke Jakarta bersama 3 anggota keluarganya, sehiongga ketika datang bis yang hanya Terisa 2 tempat duduk dia tidak bisa naik dan terpaksa menunggu bis berikutnya.

“Butuhnya 4 kursi, ketika ada bis yang lewat hanya tersedia satu atau dua kursi, akhirnya harus menunggu bis beruikutnya. Namun bis yang datang ternyata juga begitu akhirnya nunggu berjam jam,” ungkap Nurohmah.

Kondisi yang sama disampaikan Rizki dan Irma asal Tolengas, Sumedang, keduanya menunggu bis dari jam 08.00 WIB namun hingga pukul 11.00 lebih belum mendapatkan tumpangan.

kacenews.id-MAJALENGKA-Pada H+2 Lebaran pemudik yang akan kembali ke Jakarta melalui pintu Tol Kertajati padat merayap, para petugas pengamanan dari Polres Majalengla berusaha melakukan sterilisasi di ruas Tol Cipali karena akan diterapkan system one way raus balik dari arah Jawa menuju Jakarta, Senin (23/3/2026).

Karena adanya sterilisasi tersebut, pemudik dari arah Jakarta yang akan menuju Jawa di rtuas Tol Cipali jalur B dikeluarkan dari pintu Tol Kertajati, untuk mel;anjutkan perjalalan disarankan melalui jalur arteri untuk melalui jalur Cirebon hingga Jawa.

“Ini dilakukan sehubungan mulai meningkatnya arus pemudik yang aklan kembali ke Jakarta dari arah Jawa Tengah dan Jawa Timur, karenanya kami kepolisain melakukan sterilisasi di jalan Tol Cipali untuk penerapan one waay dati Jawa menuju Jakarta,” tegas seorang petugas kepolisian.

Sementara itu sejumlah pemudik dari Jakarta yang akan menuju Jawa mengaku kebingungan dengan dikeluarkannya laju kendaraan melalui pintu keluar Tol Kertajati dengan alasan bingung karena belum tahu medan terlebih jika minim petunjuk jalan.

Tati dan Iwan pemudik yang akan menuju Pati, mereka mengaku selama ini biasa menggunakan jalan tol dan tidak pernah menggunakan jalur arteri. Selain karena lebih cepat juga perjalanan lebih nyaman melalui tol.

“Kami baru mudik sekarang karena kemarin menjelang lebaran masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan, sekarang kami dikeluarkan harus melalui jalur arteri, sementara kami belum tahu medan, “ ungkap Tati.

Dia berharap jelang lebaran penunjuk jalan harus diperbanyak agar tidak membingungkan pengguna jalan.(Ta)

Related Articles

Back to top button