Konsumen PDAM Kadipaten Keluhkan Kualitas Air Tak Layak Konsumsi
Kacenews.id-MAJALENGKA-Sejumlah konsumen PDAM di Sebagian wilayah di Desa Kadipaten, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka mengeluhkan kondisi air yang tidak mengalir serta ketika hujan deras air kerap keruh seperti air sungai.
Tersendatnya aliran air PDAM ini menurut keterangan salah seorang konsumen Eman Sulaeman, sudah terjadi cukup lama, air kadang hanya mengalir saat malam hari dan itupun sering kali airnya keruh tidak jernih layaknya air bersih yang dialirkan dari PDAM.
“Ketika hujan deras air sama sekali tidak mengalir, pernah menghubungi pihak PDAM jawabannya selalu terjadi gangguan,” ungkap Eman.
Dia mengatakan, sedianya berlangganan PDAM agar memudahkan mendapatkan air bersih karena air sumur saat musim penghujan terkena banjir dan ketika kemarau airnya mudah mengering.
Hal senada disampaikan konsumen lainnya asal Blok Anjun, Desa Kadipaten yang mengeluhkan aliran air PDAM ke rumahnya kerap tersendat. Sementara di saat lebaran air sangat dibutuhkan dan penggunaan air sangat tinggi.
Siti Kanaah mengatakan ketika malam hari dia berusaha menampung air sebanyak mungkin namun karena air terbatas akhirnya bak dan tempat air yang sudah disediakan tidak seluruhnya terisi air karena aliran air terhenti.
“Kalau keruhpun biasanya ditampung dan nanti mengendap,” katanya, yang akhirnya mendapat pasokan air dari PDAM namun katanya tidak mencukupi kebtuhan.
Direktur Teknik PDAM Kabupaten Majalengka Rolan Rosisendra membenarkan adanya gangguan produksi air PDAM sejak sebelum lebaran, hal itu diantaranya terjadi akibat curah hujan yang sangat tinggi sehingga menyebabkan kondisi air keruh, selain itu terjadi penyumbatan sampah ke pompa produksi .
Saat ini sejumlah operator terus berupaya memperbaiki agar apsokan air ke semua pelanggan bisa berjalan lancar seperti sebelumnya.
“Bagi daerah – daerah yang kini terjadi ngangguan, kami berusaha megirim pasokan air menggunakan tangka agar konsumen tetap bisa mendapatkan air,” ungkap Rolan.(Tat)





