April 2026 Pemerintah Bakal Terapkan WFA bagi ASN dan Pembelajaran Sekolah
Berikut Teknis Pelaksanaanya
Berikut Lima Strategi Utama Pemberlakukan Kebijakan WFA dan Sekolah Online:
1. Penyesuaian Metode Pembelajaran: Pembelajaran tidak lagi serba tatap muka, metode antara daring dan luring akan disesuaikan berdasarkan karakteristik mata pelajaran.
2. Penerapan WFA untuk ASN: ASN akan diberi keleluasaan bekerja dari mana saja untuk meningkatkan kualitas kerja dan efisiensi BBM.
3. Pembatasan Perjalanan Dinas : Perjalanan dinas yang tidak mendesak akan dibatasi untuk mengurangi penggunaan kendaraan dinas yang boros BBM.
4. Optimasi Teknologi Informasi : Pemerintah akan memperkuat infrastruktur digital untuk mendukung WFA dan pembelajaran online.
5. Sosialisasi dan Pelatihan : ASN dan guru perlu dibekali keterampilan digital untuk bekerja dan mengajar secara efektif dalam sistem baru ini.
kacenews.id-JAKARTA-Pemerintah Indonesia berencana menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pembelajaran sekolah secara daring mulai April 2026. Kebijakan ini bertujuan untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah meningkatnya kebutuhan energi nasional.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyatakan bahwa kebijakan efisiensi energi perlu dirumuskan secara responsif dan berbasis data, dengan mempertimbangkan pengalaman pengaturan mobilitas pada masa pandemi Covid-19.
“Pemerintah juga memastikan bahwa langkah penghematan energi tidak mengganggu proses pembelajaran maupun pelayanan publik lainnya,” ungkap Praktikno.
Pemerintah berharap kebijakan ini dapat mencapai beberapa target seperti penghematan anggaran negara dari penggunaan BBM, peningkatan kualitas kerja ASN dan pembelajaran siswa, serta kontribusi terhadap target pengurangan emisi gas rumah kaca.**





