Tempati Posisi Kedua, Rocky dan Gran Max Jadi Andalan
kacenews.id-CIREBON-Pasar otomotif di wilayah Cirebon pada tahun 2025 mengalami penurunan hingga 18 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal itu, selain terpengaruh daya beli masyarakat terhadap kendaraan, juga kondisi ekonomi yang tidak menentu sepanjang tahun tersebut.
Branch Manager PT Astra Daihatsu Cirebon, Rindi Kusumah Wardani mengatakan, meski dari total market otomotif di wilayah Cirebon menurun sekitar 18 persen dari tahun sebelumnya, namun penurunan Daihatsu lebih kecil dari market secara keseluruhan.
“Daihatsu hanya turun sekitar 12 persen, sehingga secara full year kami masih berada di posisi kedua di wilayah Cirebon,” kata Rindi dalam media ghatering Daihatsu Idul Fitri (Daifit) di Aston Cirebon Senin, 9 Maret 2026.
Pencapaian tersebut juga berdampak pada peningkatan pangsa pasar Daihatsu di wilayah Cirebon. Market share Daihatsu tercatat mencapai 18,4 persen, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di angka 17 persen.
Menurut Rindi, peningkatan tersebut didorong penjualan sejumlah model yang cukup diminati masyarakat, terutama pada segmen SUV compact dan kendaraan niaga.
Model seperti Daihatsu Rocky serta lini kendaraan niaga Daihatsu Gran Max dalam varian pickup dan minibus memberikan kontribusi besar terhadap penjualan.
Ia juga menambahkan bahwa peningkatan permintaan kendaraan niaga pada tahun ini turut dipengaruhi adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membutuhkan kendaraan operasional untuk distribusi logistik.
“Program MBG cukup berdampak terhadap penjualan kendaraan niaga, khususnya Gran Max. Banyak pelaku usaha maupun pihak yang terlibat dalam distribusi program tersebut membutuhkan kendaraan operasional,” kata Rindi.
Selain model Rocky dan Gran Max, Daihatsu juga memasarkan sejumlah kendaraan lain. Secara keseluruhan terdapat 9 line-up kendaraan, di antaranya Daihatsu Xenia, Daihatsu Terios, serta beberapa model lain yang menyasar berbagai segmen konsumen.
Rindi mengatakan, memasuki tahun 2026, tren penjualan Daihatsu di wilayah Cirebon menunjukkan peningkatan. Pada akhir tahun lalu jumlah surat pemesanan kendaraan (SPK) berada di kisaran 130 – 140 unit, kemudian meningkat menjadi sekitar 230 unit pada tahun ini.
“Di Januari 2026 saja SPK sudah mencapai sekitar 250 unit, dengan sekitar 60 persen berasal dari model Gran Max. Kami melihat potensi pasar masih cukup panjang dan biasanya permintaan kendaraan akan semakin meningkat menjelang akhir tahun,” pungkasnya.(Sylviani)
