Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Cirebon Timur Tanam Pohon di Ruas Sindanglaut–Ciawigajah
Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Cirebon Timur Tanam Pohon di Ruas Sindanglaut–Ciawigajah
Warga menanam batang pisang di jalan berlubang di ruas Sindanglaut–Ciawigajah Desa Asem, Kecamatan Lemahabang. Aksi dilakukan pemuda dan warga untuk memberi tanda agar pengendara lebih berhati-hati. Penanaman pisang juga menjadi sindiran kepada pemerintah karena jalan lama rusak tetapi belum diperbaiki.
Warga kemudian bergotong royong menambal lubang jalan menggunakan tanah urug. Jalan rusak tersebut sering menyebabkan pengendara motor jatuh. Warga berharap pemerintah kabupaten segera memperbaiki jalan tersebut.
kacenews.id-CIREBON-Aksi tanam pohon pisang kembali dilakukan masyarakat Cirebon timur. Kali ini, di ruas jalan Sindanglaut-Ciawigajah Kabupaten Cirebon atau tepatnya depan lapangan sepak bola Desa Asem Kecamatan Lemahabang.
Kerusakan jalan yang sudah berlangsung lama membuat aksi yang didominasi para pemuda ini, sebagai bentuk kepedulian masyarakat, supaya ekstra hati-hati melintasi jalan tersebut.
Karena, tidak sedikit pengendara motor yang terjatuh ketika melewatinya. Selain itu, sebagai bentuk sindiran kepada para pihak terkait yang tak kunjung memperbaiki jalan berlubang hingga membahayakan pengguna jalan.
Batang pisang dipasang di jalan berlubang dan usai memasang batang pohon pisang kemudian masyarakat gotong royong menambal jalan tersebut dengan menggunakan tanah seadanya.
Secara gotong royong, sekitar dua mobil tanah urug, jalan berlubang padatkan. Meski kurang maksimal, namun sangat membantu pengguna jalan minimalisir kecelakaan.
Aksi tersebut, membuat arus lalulintas tersendat, namun mendapatkan pujian dari pengguna jalan agar cepat diperbaiki dengan aksi viral tersebut.
Menurut tokoh masyarakat Desa Asem, Edi Prayitno, kerusakan jalan yang sangat parah berdampak pada rawan kecelakaan, sehingga warga secara spontan melakukan aksi tanam batang pohon pisang.
“Aksi ini sebagai bentuk keprihatinan pada pemerintah yang seakan tutup mata dengan kondisi jalan berlubang di wilayah ini,” katanya, Senin (9/3/2026).
Pria yang biasa dipanggil Edi Ewok ini menceritakan, kondisi jalan berlubang sangat membahayakan pengguna jalan, sehingga harus segera diperbaiki pihak terkait.
“Tentunya kami sangat mengharapkan perbaikan jalan rusak ini segera mungkin. Mengingat, tidak sedikit pengendara motor yang terjatuh dan terpaksa berlawanan arah guna menghindari jalan berlubang,” ceritanya.
Senada dikatakan warga lainnya, Karya. Dirinya sangat menyayangkan sikap tak peduli pemerintah pada kerusakan jalan. “Jalan ini sudah lama rusak parah, tapi belum ada perbaikan secara menyeluruh. Maka dengan adanya aksi ini, diharapkan dapat segera diperbaiki,” ungkapnya.
Sementara itu, perangkat Desa Asem, Reza mengungkapkan, aksi spontanitas warga dengan menanam pohon pisang dan mengurug di jalan berlubang ini sebagai bentuk keprihatinan pada pemerintah daerah yang belum lakukan perbaikan. “Karena jalan ini kewenangan kabupaten, maka yang memperbaiki ya kabupaten,” ungkapnya.
Dirinya mengharapkan, pemerintah lebih memperhatikan kondisi jalan agar layak dilalui, supaya ekonomi berjalan lancar dan mencegah kecelakaan. “Apakah harus viral dan korban jiwa, kemudian ada perbaikan jalan,” tanya Reza.
Sebelumnya, masyarakat Kecamatan Astanajapura Kabupaten Cirebon melakukan aksi tanam pisang di ruas jalan kabupaten yang rusak parah tepatnya depan SMAN 1 Astanajapura. Berselang kisaran satu pekan dari aksi tersebut, jalan berlubang ditambal dari pihak kabupaten.(Pra)





