CirebonRaya

Antisipasi Lonjakan Kendaraan pada Arus Mudik Lebaran, Dishub Kabupaten Cirebon Terjunkan Puluhan Personel di Pos Pam

 

 

 

 

kacenews.id-CIREBON- Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon akan mendirikan 10 pos pengamanan (Pos Pam) untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan pada arus mudik dan balik Lebaran  2026.

Kepala Dishub Kabupaten Cirebon, Dadang Raiman melalui Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan, Dani Irawadi, mengemukakan persiapan telah dilakukan melalui rapat koordinasi lintas instansi.

“Untuk Pam Lebaran 2026, kami rencanakan mendirikan 10 pos pengamanan di titik jalur utama. Setiap pos dibagi dua sif dengan total 62 personel,” katanya.

Ia menyebutkan, titik pos pantau tersebut berada di Pos Pam Perbatasan Losari–Brebes, Pos Perbatasan Susukan Bunder, GT Tol Command Center 118 Cipali, Pos Traffic Light Perempatan Palimanan, Pos Ramayana Weru, Pos traffic light Plered, Pos Pertigaan Pilang Kedawung, Pos Jalan Baru Ciperna, Pos PAM Rest Area 207, serta Pos Pam Pasar Cipeujeuh.

Menurutnya, untuk mendukung kelancaran lalu lintas, Dishub menyiapkan berbagai perlengkapan, di antaranya 22 rambu pendahulu petunjuk jurusan (RPPJ), 100 unit water barrier, 200 traffic cone, serta tiga unit mobil penerangan jalan umum (PJU) yang disiagakan.

“Kami mulai siapkan rambu penunjuk arah menuju Jawa Tengah dan Kuningan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan,” katanya.

Sementara itu, berdasarkan perkiraan nasional, jumlah pergerakan masyarakat pada angkutan Lebaran 2026 diprediksi mencapai 143,91 juta jiwa, sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya sekitar 150 juta jiwa.

Secara nasional, tujuan pemudik terbanyak diperkirakan menuju Jawa Tengah sebanyak 38,71 juta jiwa, disusul Jawa Timur 27,29 juta jiwa dan Jawa Barat 25,09 juta jiwa. Kondisi tersebut diperkirakan berdampak pada tingginya arus lalu lintas di wilayah Cirebon sebagai daerah perlintasan strategis.(Junaedi)

 

 

 

 

Related Articles

Back to top button