CirebonRaya

Panjang Jalan Kabupaten Cirebon Capai 1.240 Kilometer, Upaya Perbaikan Perlu Proses Jangka Panjang dan Berkelanjutan

 

 

 

 

kacenews.id-CIREBON-Wakil Bupati (Wabup) Cirebon, H Agus Kurniawan Budiman menghadiri rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Pokok-Pokok Pikiran DPRD Tahun 2027 di Kantor DPRD Kabupaten Cirebon, Selasa (3/3/2026).

Dalam rapat paripurna tersebut, arah kebijakan pembangunan daerah ditegaskan melalui sejumlah prioritas strategis yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Salah satu isu utama yang mengemuka adalah pembangunan infrastruktur, khususnya perbaikan jalan di Kabupaten Cirebon yang total panjangnya mencapai sekitar 1.240 kilometer.

Jigus sapaan akrab wabup menyampaikan pemerintah daerah (Pemda) mengakui bahwa pembenahan jalan tersebut merupakan proses jangka panjang yang memerlukan progres berkelanjutan serta penganggaran yang terukur dari tahun ke tahun.
“Jalan itu kan cukup panjang, tapi kita upayakan tertangani,” ujarnya.

Ia menyebutkan selain fokus pada infrastruktur fisik, pemerintah daerah juga melakukan pembenahan di sektor pendidikan dan kesehatan. Menurutnya, pembangunan tidak hanya diukur dari perbaikan jalan dan sarana fisik, tetapi juga dari peningkatan kualitas pelayanan publik.

Karena pihaknya juga memiliki tanggung jawab untuk memberikan laporan kepada masyarakat Kabupaten Cirebon, terkait progres pembangunan yang dilakukan pada masa pemerintahannya.

“Kami berkomitmen untuk terus berbenah demi memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat Kabupaten Cirebon,” katanya.

Selain itu, kata Jigus, untuk memastikan aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui reses anggota dewan dapat selaras dengan prioritas pembangunan daerah, proses sinkronisasi dilakukan melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapperida).

Pasalnya komunikasi intensif antara legislatif dan eksekutif disebut menjadi kunci agar setiap usulan tetap berada dalam koridor visi-misi daerah yang dikenal dengan slogan “Beriman”.

Jigus menegaskan pentingnya peran DPRD sebagai penyeimbang sekaligus pengawas kebijakan eksekutif. Kolaborasi yang solid dinilai krusial untuk mempercepat implementasi program serta memastikan janji pembangunan benar-benar terealisasi demi kesejahteraan masyarakat.

” Sinergitas dengan DPRD ini, sangat mendukung untuk tercapainya visi misi yang sudah disampaikan kepada masyarakat. Tentunya untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Cirebon,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, mengungkapkan DPRD telah menyampaikan pokok-pokok pikiran untuk 2027, di antaranya terkait dengan perbaikan infrastruktur, penguatan sistem penanggulangan banjir, serta peningkatan layanan kesehatan.

Penetapan prioritas tersebut, kata Sophi, merupakan respons atas keluhan dan kebutuhan mendasar yang paling dirasakan warga. Penyusunan pokok-pokok pikiran dewan dilakukan melalui metodologi komprehensif, mulai dari riset mendalam, audiensi langsung dengan konstituen, hingga inspeksi mendadak (sidak) guna memvalidasi kondisi lapangan.
“Kami tentunya akan terus memperjuangkan aspirasi dari masyarakat,” ucapnya.(Junaedi)

 

Related Articles

Back to top button