Ayumajakuning

TMMD Edukasi Pelajar Lawan Narkoba dan Judi Online

kacenews.id-MAJALENGKA-Program TMMD ke-127 di Kabupaten Majalengka tak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga pencegahan narkoba dan judi online di kalangan pelajar. Edukasi tersebut digelar di SMK Karnas (Karya Nasional), Rabu (25/2/2026), melalui kolaborasi TNI dan kepolisian.
Kegiatan nonfisik yang dilaksanakan Kodim 0617/Majalengka bersama Polres Majalengka itu difokuskan pada penguatan pemahaman siswa terhadap ancaman penyalahgunaan narkoba dan maraknya praktik judi online yang kian mudah diakses lewat gawai.
Dalam pemaparannya, Kanit II Satres Narkoba Polres Majalengka, Ipda Aan Cunirwan, menjelaskan risiko hukum serta dampak sosial dari judi online yang kini menyasar generasi muda. Ia mengingatkan bahwa akses yang semakin mudah dapat memicu kecanduan dan kerugian finansial.
“Narkoba dapat merusak kesehatan fisik dan mental, menghancurkan masa depan generasi muda, serta berdampak negatif terhadap lingkungan sosial,” ungkapnya.
Sementara itu, Bripka Yeni mengajak para siswa untuk tegas menolak segala bentuk narkoba dan lebih selektif dalam pergaulan agar tidak terjerumus pada perilaku menyimpang.
Pasiter Kodim 0617/Majalengka, Kapten Inf Mulyana, melalui rilisnya menegaskan bahwa TMMD tidak semata berbicara soal infrastruktur, melainkan juga pembangunan karakter generasi muda. “Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami ingin membekali para pelajar dengan pemahaman yang benar tentang bahaya narkoba dan judi online. Generasi muda harus menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak baik,” ujar Kapten Mulyana.
Ia menambahkan, kolaborasi TNI dan Polri dalam TMMD menjadi bentuk kepedulian bersama untuk melindungi pelajar dari pengaruh negatif yang dapat merusak moral serta masa depan mereka.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab. Para siswa tampak aktif menyampaikan pertanyaan dan pendapat seputar penggunaan media sosial serta potensi risiko di ruang digital. “Melalui kegiatan ini, pelajar diharapkan semakin sadar pentingnya menjaga diri, pergaulan, serta bijak dalam menggunakan teknologi di era digital,” pungkas Mulyana.
Salah seorang siswa SMK Karnas, Rian (17), mengaku memperoleh banyak pemahaman baru dari sosialisasi tersebut. “Penjelasannya mudah dipahami dan jadi lebih sadar kalau narkoba dan judi online itu benar-benar bisa merusak masa depan. Jadi kami harus lebih hati-hati dalam pergaulan dan pakai HP,” katanya.
Ia berharap kegiatan serupa terus dilakukan agar pelajar memiliki bekal pengetahuan yang kuat untuk melindungi diri dari berbagai pengaruh negatif di lingkungan sekitar.(Ta)

Related Articles

Back to top button