Ragam

Hari Jadi Perumda AM Tirta Giri Nata Kota Cirebon, Mendorong Transformasi Digital Pelayanan Modern dan Humanis

Pj Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Sumanto, menekankan bahwa tugas jajaran Perumda Air Minum Tirta Giri Nata tidak hanya sebatas urusan teknis perpipaan dan administrasi, melainkan sebuah misi kemanusiaan yang mulia.

Hal ini disampaikannya saat menjadi pembina Upacara Hari Jadi ke-68 Perumda Air Minum Tirta Giri Nata.

Sumanto memaparkan sejumlah capaian sepanjang 2025, antara lain:
– Jumlah pelanggan meningkat dari 56.776 menjadi 57.172 pelanggan
– Pendapatan Asli Daerah (PAD) melonjak 70,29% dibandingkan tahun sebelumnya
– Perumda meraih penghargaan dari Gubernur Jawa Barat atas komitmen K3 Perkantoran
– Apresiasi sebagai Mitra Kesehatan pada peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61

Ia mendorong transformasi digital dan manajerial untuk meningkatkan pelayanan dan transparansi serta menjaga tiga pilar utama: kualitas, kuantitas dan kontinuitas layanan.

“Mari kita manfaatkan teknologi untuk mempercepat pelayanan dan transparansi, mewujudkan Perumda Air Minum Tirta Giri Nata yang modern dan tetap humanis,” pungkasnya.

kacenews.id-CIREBON- Pj Sekretaris Daerah Kota Cirebon Sumanto menegaskan tugas jajaran Perumda Air Minum Tirta Giri Nata tidak hanya sebatas urusan teknis perpipaan dan administrasi.

Hal itu disampaikannya saat menjadi pembina Upacara Hari Jadi ke-68 Perumda Air Minum Tirta Giri Nata mewakili Wali Kota Cirebon Effendi Edo, Kamis, 26 Februari 2026.

Menurutnya, usia 68 tahun merupakan perjalanan panjang penuh tantangan. Ia menyebut setiap tetes air yang sampai ke rumah warga adalah hasil kerja keras para pegawai yang bekerja di balik layar selama hampir tujuh dekade.

“Kita harus meresapi kembali bahwa air adalah sumber kehidupan. Oleh karena itu, tugas yang Bapak dan Ibu emban bukan sekadar pekerjaan administratif atau teknis semata, melainkan sebuah misi kemanusiaan yang mulia. Ini tentang menjaga keberlangsungan hidup warga Kota Cirebon, baik untuk hari ini maupun bagi generasi di masa depan,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Pemerintah Kota Cirebon, cirebonkota.go.id.

Pj Sekda menambahkan, tanggung jawab tersebut tidak dapat dipikul sendiri oleh perusahaan daerah. Diperlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, serta dedikasi seluruh pegawai untuk menjaga stabilitas layanan air minum di Kota Cirebon.

Ia juga memaparkan sejumlah capaian sepanjang 2025. Jumlah pelanggan meningkat dari 56.776 menjadi 57.172 pelanggan. Selain itu, Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Perumda Tirta Giri Nata tercatat melonjak sebesar 70,29 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dari sisi kualitas internal, perusahaan ini meraih penghargaan dari Gubernur Jawa Barat atas komitmen terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Perkantoran. Perumda juga mendapat apresiasi sebagai Mitra Kesehatan pada peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-61.

Meski demikian, Sumanto mengingatkan agar seluruh jajaran tidak cepat berpuas diri. Tantangan ke depan dinilai semakin kompleks seiring pertumbuhan penduduk dan meningkatnya ekspektasi masyarakat.

“Kota Cirebon terus tumbuh, jumlah penduduk terus meningkat, dan ekspektasi warga semakin tinggi. Ini adalah tantangan nyata yang harus kita jawab dengan menjaga tiga pilar utama, yaitu kualitas, kuantitas, dan kontinuitas layanan. Di usia yang semakin matang, saya menuntut saudara-saudara untuk terus berbenah,” tegasnya.

Ia pun mendorong transformasi digital dan manajerial sebagai langkah strategis untuk meningkatkan pelayanan dan transparansi. “Mari kita manfaatkan teknologi untuk mempercepat pelayanan dan transparansi, mewujudkan Perumda Air Minum Tirta Giri Nata yang modern dan tetap humanis,” pungkasnya.**

Related Articles

Back to top button