Finansial

Sempat Melonjak Jelang Ramadan, Harga Cabai Kini Turun di Kota Cirebon

kacenews.id-CIREBON-Memasuki satu pekan ibadah puasa Ramadan 1447 H, harga sejumlah jenis cabai di Pasar Jagasatru, Kota Cirebon mulai mengalami penurunan.

Pantauan di pasar induk sayur-mayur dan hasil bumi terbesar di wilayah Ciayumajakuning tersebut masih terlihat ramai transaksi jual beli.

“Jenis cabai Beauty (cabai merah panjang) hari ini turun, tadinya Rp 30 ribu, sekarang Rp 26 sampai Rp 27 ribu per kilo. Tadi ada yang beli rawit setan Rp 75 ribu, rata-rata turun kalau cabai,” kata pedagang cabai, Sambo, Selasa (24/2/2026).

Menurutnya, yang naik di pasar tradisional tersebut  komoditas sayuran. Namun naiknya tidak terlalu signifikan.

“Biasanya kenaikan harga itu satu minggu menjelang Lebaran, sekarang sih masih agak stabil,” ujarnya.

Pedagang cabai lainnya, Azka menyebutkan ada beberapa jenis cabai yang mengalami penurunan harga. Cabai jenis caplak yang paling bagus saat ini Rp 40 ribu per kg, sebelumnya Rp 45 ribu per kg. Jika yang standar dari Jawa, saat ini Rp 35 ribu per kg, sebelumnya Rp 38 hingga Rp 40 per kg.

“Cabai jenis Beauty turun. Namun kurang dari satu minggu jelang Lebaran biasanya pada naik karena banyak peminat. Sekarang kan masyarakat jarang masak,” katanya.

Namun kata Azka, harga sejumlah jenis sayur ada sedikit kenaikan seperti kol dan pakcoy naik sekitar Rp 2 sampai Rp 3 ribuan per kg.

“Nah, bawang merah Brebes justru lagi sedikit langka karena musim hujan yang turun tiap hari, sudah bukan musim atau bukan musimnya lagi. Secara stok lagi kosong, ibaratnya lagi enggak musim,” tuturnya.

Diungkapkannya,  saat ini harga bawang merah di atas Rp 30 ribu. Padahal sebelumnya sekitar Rp 28 ribu per kilo.

“Kalau bawang memang ketergantungan stok. Sekarang aja yang ada itu bawang gudang, bukan murni dari panenan,”katanya.(Jak)

 

Related Articles

Back to top button