Ngabuburit Edukatif, Festival Literasi Hadir di Masjid Syiarul Islam
kacenews.id-KUNINGAN-Memasuki Ramadan 1447 H, IPB Pers bersama DKM Masjid Agung Syiarul Islam Kabupaten Kuningan menggelar Festival Literasi dengan membuka ruang baca dan penjualan buku murah bagi masyarakat yang ingin mengisi waktu ngabuburit dengan kegiatan edukatif.
“Dalam rangka menyemarakan Ramadan 1447 Hijriyah, IPB Pers bekerjasama dengan Masjid Syiarul Islam untuk menghidupkan suasana bulan suci Ramadan mengajak warga membaca buku aneka judul sesuai kebutuhan,” ujar penyelenggara Festival Literasi, Mustofa Abdullah, Minggu (22/2/2026).
Ia menjelaskan, dalam kegiatan tersebut IPB Pers menyediakan buku murah mulai kisaran Rp 10 ribuan, dengan lebih dari 1.000 judul dari total sekitar 15.000 eksemplar buku yang dipasarkan. Buku-buku tersebut mencakup bacaan anak, sejarah, literatur Islam, hingga buku motivasi yang banyak diminati pembaca.
Setiap hari, sedikitnya 50 pengunjung datang untuk membaca maupun membeli buku. Mereka berasal dari berbagai kalangan, mulai anak usia sekolah, remaja, hingga orang dewasa yang memilih bacaan sesuai minat masing-masing.
“Selain itu, bagi yang berminat untuk nonton film di studio mini teater edukatif, kami juga menyediakan tiket dengan harga terjangkau. Adapun film yang diputar berjudul ‘Pengen Hijrah’ dan ‘Tak Kenal Maka Ta’aruf’. Film layar lebar tersebut bernuasa edukasi yang dapat memberikan pendidikan unsur keteladanan bagi kalangan muda maupun pelajar,” ujar Mustofa.
Sementara itu, Ketua DKM Syiarul Islam Kuningan, HR. Yayan Sofyan, menyampaikan apresiasi kepada IPB Pers atas kolaborasi yang dinilai turut mendorong peningkatan literasi masyarakat melalui penyediaan berbagai bacaan bermanfaat.
“Atas kerja sama IPB Pers dengan DKM Syiarul Islam semoga dapat memberikan manfaat, khususnya bagi para pembaca dan harapan kedepan program ini akan terus berlanjut. Untuk itu, dalam kesempatan ini, kami mengajak kepada seluruh warga Kabupaten Kuningan untuk bisa datang ke Masjid Agung Syiarul Islam dalam rangka lebih meningkatkan minat baca untuk membuka jendela dunia melalui kegiatan membaca,” harap HR. Yayan.
Melalui kegiatan ini, panitia berharap masyarakat tidak hanya memperoleh pahala ibadah di bulan Ramadan, tetapi juga menambah ilmu dan wawasan dengan membiasakan membaca buku berkualitas. Peningkatan literasi dinilai penting karena kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penentu kemajuan bangsa.(Sul)

