Usai Jalani UKMPPD, Ratusan Lulusan FK UGJ Cirebon Ikuti Sumpah Dokter
kacenews.id-CIREBON-Sebanyak 136 mahasiswa lulusan Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) mengikuti Sumpah Dokter BATCH XXIX di salah satu hotel di Kabupaten Cirebon.
Mereka merupakan alumni yang baru lulus pada Ujian Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) periode November 2025.
Sehingga FK UGJ saat ini memiliki lulusan 840 dokter di usianya yang ke-17 tahun.
Dekan FK UGJ, Catur Setiya Sulistiyana, dalam sambutannya mengemukakan, FK UGJ terus berkomitmen menjadi pusat pendidikan kedokteran unggulah di wilayah Ciayumajakuning, Jawa Barat dan nasional. Bahkan FK UGJ saat ini telah meraih akreditasi unggul selama lima tahun. Menurutnya, ini adalah merupakan prestasi yang luar biasa bagi FK UGJ dan juga merupakan bukti nyata bahwa mutu akademik dan tata kelola FK UGJ sudah sangat baik di Indonsesia.
“Di Indonesia, hanya 2 FK yang telah terakreditasi unggul maksimal 5 tahun dari LAM PTKES dengan menggunakan standar terbaru yaitu kualitatif dengan 8 kriteria, yaitu FK UGJ dan salah satu FK Muhamadiyah di Indonesia,” katanya.
Ia mengungkapkan, hal ini merupakan capaian yang sangat luar biasa bagi FK UGJ apabila disejajarkan dengan FK- FK lain di Indonesia. Catur menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati, Rektor UGJ , pimpinan UGJ serta terutama pada pimpinan FK, Tim Task Force serta civitas akademika FK.
Catur menyebutkan, saat ini, FK UGJ sedang dalam upaya untuk mengembangkan program Student Exchange dan Lecture Exchange bekerjasama dengan PT mitra di luar negeri, yakni Poitiers Univ, Mahidol Univ, Radboud Univ dan Masstrich Univ, dengan menggunakan program Erasmus Plus For Mobility maupuan anggaran dari FK.
“Ini agar mahasiswa dan dosen memiliki kemampuan dan kompetensi serta wawasan Internasonal di bidang kedokteran terutama Genomik dan bidang Biomedis dan lainnya. Dalam 1 tahun ini kami telah menerima secara rutin Student Exchange mahasiswa dari Radboud Univ Belanda yang belajar terkait Tropical Disesase selama 3 bulan di FK UGJ, RSUD Waled dan puskesmas di Kabupaten Cirebon.Alhamdulillah hasil evaluasi dari Prof Renold selaku perwakilan Radboud Univ, mahasiswanya sangat senang dan banyak mendapatkan pengalaman selama berada di Cirebon,” tuturnya.
Selain itu, lanjutnya FK UGJ juga telah melakukan kerja sama nasional dan internasional terkait bidang penelitian dan pengabdian masyarakat. Pengabdian masyarakat berbasis kearifan lokal serta berjejaring global dan dibuktikan dengan keikutsertaan secara maksimal mahasiswa FK dan dosen FK UGJ dalam kegiatan KKN dan pengabdian masyarakat internasional di Malaysia, dengan mengikutsertakan 13 mahasiswa semester 7 dan 4 dosen FK UGJ.
“Dalam waktu dekat FK UGJ juga berkomitmen untuk bisa menyelenggarakan Program Spesialis Obstetri dan Ginekologi, Program Spesialis Anestesi, Program Studi S1 Gizi dan pengembangan layanan kesehatan lainnya.
Ini semua adalah ikhtiar kami agar FK UGJ menjadi kebanggaan masyarakat Cirebon dan Indonesia,” katanya.
Ketua Yayasan Pendidikan Swadaya Gunung Jati, H. Mukarto Siswoyo, menyampaikan, sumpah dokter yang dilaksanakan bukan hanya seremonial. Tetapi prosesi ini sebagai komitmen sepanjang hayat, seumur hidup selagi menjalani profesi dokter.
“Sebagai seorang profesional, ada tiga pondasi yang diberikan, yakni keilmuan di bidang kedokteran, skill dan juga attitude,” katanya.(Cimot)





