Hadapi TKA Tingkat Nasional, Sejumlah Sekolah di Kota Cirebon Siapkan Proses Pendaftaran Peserta
kacenews.id-CIREBON-Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia (RI) telah menyusun jadwal pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat nasional untuk jenjang SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat mulai dari pendaftaran, simulasi, hingga pengumuman.
Seluruh tahapan disusun untuk memastikan pelaksanaan berjalan tertib, terukur, dan transparan.
Melalui akun instagram @pusmendik, lini masa pelaksanaan TKA 2026 jenjang SD dan SMP Sederajat telah tertera alur pelaksanaannya. Pendaftaran dimulai pada 19 Januari – 28 Februari, simulasi jenjang SMP dimulai 23 Februari – 1 Maret, simulasi jenjang SD 2 – 8 Maret, dan gladi bersih 9 – 17 Maret.
Kemudian pelaksanaan utama jenjang SMP dimulai 6 – 16 April dan SD dimulai 20 – 30 April, pelaksanaan susulan 11 – 17 Mei, pengolahan hasil 18 – 23 Mei, dan pengumuman hasil dilakukan pada 24 Mei.
Bagi murid jenjang SD/MI dan SMP/MTs, akan mengerjakan dua mata uji utama yakni Bahasa Indonesia dan Matematika.
Soal TKA terbagi menjadi dua struktur yakni soal tunggal yaitu soal yang berdiri sendiri (tidak terkait dengan soal yang lain) dan soal grup yaitu sekumpulan soal yang mengacu pada satu stimulus yang sama (misalnya, satu teks atau satu grafik).
Soal TKA jenjang SD/MI dan SMP/MTs menggunakan tiga bentuk soal seperti pilihan ganda, pilihan ganda kompleks atau Model Multiple Choice Multiple Answers (MCMA), dan pilihan ganda kompleks model kategori.
Menghadapi TKA, sejumlah SMP Negeri di Kota Cirebon tengah melakukan proses pendaftaran.
Wakil Kepala SMPN 4 Kota Cirebon Bidang Kesiswaan, Chandra Aji mengungkapkan, pihaknya sudah mulai memberikan surat pernyataan kepada orang tua maupun siswa untuk kesediaan keikutsertaan atau tidak.
“Khusus bagi kelas IX yang akan ikut TKA, dari kelas IX-A sampai IX-K kita kasih formnya untuk ikut atau tidak. Setelah ditandatangani, kita tahu jumlah yang ikut berapa. Kita kasih ke sekitar 418 siswa, hampir 80 persen ikut serta. Kami tidak memaksakan pada siswa untuk ikut,” tuturnya.
Menurutnya, tujuan mengikuti TKA sebagai tes standar yang difasilitasi Kemendikdasmen. Kemudian, hasil TKA pada saat SPMB bisa menjadi rujukan siswa untuk mendaftar di jalur prestasi akademik.
Sementara itu Kepala SMPN 7 Kota Cirebon, Euis Sulastri menyampaikan pihaknya menginginkan seluruh siswa kelas IX untuk ikut serta dalam uji kompetensi siswa tersebut.
“Saya inginnya anak-anak kelas IX mengikuti TKA semua. Tapi kami akan tetap memberikan form surat pernyataan siswa atau orang tua untuk ikut atau tidak,” ucapnya.(Jak)





