Keluhkan Pembeli Sepi, PKL Jalan H Abbas Weru Minta Bantuan Tenda Direalisasikan
kacenews.id-CIREBON-Pedagang kaki lima(PKL) yang berjualan di sepanjang Jalan H Abbas, Desa Weru Lor, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon mengeluh akibat penurunan jumlah pembeli.
Kondisi tersebut dikarenakan para PKL tidak memiliki tenda yang bisa membuat nyaman para pengunjung. Ditambah lagi cuaca yang tidak menentu.
Ketua Paguyuban PKL Jalan H Abbas, Omo mengungkapkan, sepinya pembeli dipicu belum tersedianya fasilitas tenda yang layak. Sehingga pengunjung merasa tidak nyaman saat hujan dan angin kencang.
Bahkan, pihaknya telah meminta bantuan tenda untuk para PKL kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon dalam hal ini Wakil Bupati (Wabup) Cirebon.
“Kami sudah minta bantuan tenda yang jumlahnya ada 218. Permintaan itu disampaikan langsung ke Wabup Cirebon dan janji katanya akhir 2025. Tapi sampai sekarang belum ada realisasi. Kami hanya menagih janji itu,” katanya.
Menurutnya, permintaan tenda tersebut untuk mendukung para PKL berjualan. Pihaknya juga meminta tenda menyatu agar lebih kuat dan bisa bongkar pasang.
“Mintanya sih tenda model hajatan atau food court yang lebih kuat dan bisa dibongkar pasang. Selain meningkatkan kenyamanan, tenda tersebut juga dinilai lebih aman bagi pedagang,” katanya.
Ia menyebutkan, dengan tidak adanya tenda yang kuat, banyak gerobak milik PKL yang rusak akibat tersapu angin saat hujan.
“Sudah banyak gerobak pedagang yang roboh karena angin. Kalau tendanya menyatu, risikonya bisa ditekan,” katanya.
Selain itu, lanjut Omo, belum terealisasinya tenda, berdampak langsung terhadap kenyamanan pengunjung dan penurunan pendapatan para pedagang, terutama saat hujan dan angin kencang. Karena dengan kondisi tenda yang digunakan sekarang, dinilai tidak aman dan mudah roboh kalau diterjang hujan dan angin.
Sementara itu, salah satu pedagang di Jalan H Abbas, Dedi Purwandi, menyampaikan penurunan pengunjung sangat dirasakan oleh para PKL. Bahkan banyak dari pedagang terpaksa membuang dagangannya karena tidak laku.
“Penurunan pembeli capai 20 perseh lebih, terutama saat musim hujan dan angin,” katanya.
Ia berharap Pemkab Cirebon, khususnya wakil bupati, segera menepati janji yang telah disampaikan agar aktivitas perdagangan kembali normal dan keselamatan pedagang serta pengunjung lebih terjamin.
“Kami hanya menagih janji dari wabup untuk memberikan bantuan tenda. Dengan adanya tenda yang memadai minimalnya pembeli nyaman dan tidak takut lagi kalau hujan datang, para pedagang juga bisa senang karena ramai lagi,” tuturnya.(Junaedi)





